Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Walillahil Hamd
BERBUAT IHSAN KEPADA INSAN
Terdapat beberapa catatan khotib terhadap situasi yang terjadi di masyarakat kita dewasa ini, yakni silaturahmi dan hubungan kasih sayang sudah mulai renggang bahkan nyaris hilang.
Kecenderungan masyarakat yang saling hujat, saling menzalimi, saling menjegal teman seiring,”mematikan lampu orang lain”, saling ghibah, fitnah dan adu domba demi untuk mencapai tujuan sesaat seperti menginginkan kekusaaan dan lain-lain.
Padahal pesan Idul Fitri tidak hanya terkait dengan habluminallah. Tapi juga habluminannas atau hubungan kepada sesama manusia. Mari kita berbuat ihsan, yakni memperlakukan orang lain lebih baik dari perlakuannya kepada kita. Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan pula.
Sebab jika ketahatan orang kita balas dengan kejahatan pula, maka sama jahatnya kita dengan orang tersebut, tapi balas lah dengan kebaikan. Biarlah orang memberi kita air tuba, kita membalasnya dengan air susu. Membalas kejahatan dengan kebaikan itulah yang disebut dengan Ihsan.
Berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh imam Ahmad, untuk mengamalkan ihsan terdapat tiga hal yang perlu dilakukan. Yakni:
1. Shil Man Qotho’aka, artinya menyambung silaturrahmi kepada orang memutuskannya kepadamu.
Lebaran artinya hari melebarkan kasih sayang. Oleh karena itu, jangan memutuskan hubungan silaturrahmi. Karena memutuskan silaturahmi dapat menghapus amal dan membuat pelakunya bangkrut pahala di akhirat.
Terdapat 4 virus yang dapat merusak amal: HASUD, RIYA, SUM’AH, DOSA KEPADA SESAMA MANUSIA YANG BELUM DIMAAFKAN ( memutuskan silaturrahmi).
2. Wa’fu Man Zhalamaka, artinya memaafkan orang yang telah menzhalimi mu).