Gubernur Helmi juga memberi perhatian khusus pada pelayanan kesehatan, terutama di fasilitas dasar seperti Puskesmas. Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak boleh terikat jam kerja biasa.
"Sakit itu tidak kenal hari libur. Maka Puskesmas juga tidak boleh membatasi pelayanan hanya karena hari Minggu. Kalau ada warga yang kurang mampu, layani dengan hati," pesannya.
BACA JUGA:Dispar Provinsi Serahkan 44 Sertifikat HAKI untuk Usaha Ekonomi Kreatif Bengkulu
Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Selatan foto bersama Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan Menteri Desa di Balai Raya Semarak-Windi Junius-Radar Bengkulu
Ia mengingatkan, program BPJS Kesehatan yang dibiayai oleh pemerintah sudah menjadi bentuk keberpihakan negara kepada masyarakat kecil. Maka, tenaga medis dan aparatur di Puskesmas diminta untuk menanggalkan sikap birokratis dan menggantinya dengan empati.
"Jangan tunggu masyarakat miskin datang dengan rujukan berlembar-lembar. Jemput mereka, bantu mereka. Itu makna sejati dari pelayanan publik," ujarnya.
BACA JUGA: Pemdes Sekiau Salurkan BLT DD Januari-Juni, Sekaligus Lakukan Titik Nol Pembangunan
Kemudian Gubernur Helmi mengingatkan agar tidak ada lagi sekat-sekat politik pasca-pilkada. Ia menekankan pentingnya membangun Bengkulu Selatan secara bersama-sama.
"Pilkada sudah selesai. Sekarang waktunya kita rangkul semua. Tidak ada lagi lawan politik, yang ada hanya mitra membangun. Mari sama-sama menatap ke depan," katanya.