Kontrol gula darah yang baik turut menentukan keberhasilan penyembuhan luka. Kadar gula darah yang tinggi dapat menghambat regenerasi jaringan dan meningkatkan risiko infeksi.
Oleh karena itu, pasien dianjurkan melakukan pengecekan gula darah secara rutin, menerapkan pola makan seimbang sesuai anjuran dokter, serta mengonsumsi obat atau insulin sesuai dosis yang ditetapkan.
Sedangkan pemilihan dressing juga perlu disesuaikan dengan kondisi luka. Hidrogel umumnya digunakan untuk luka dengan jaringan mati. Karena dapat membantu proses pembersihan.
BACA JUGA:Skutik Bongsor Bekas: Nyaman di Kantong, Mewah di Jalanan Bengkulu
Hidrokoloid cocok untuk luka dengan cairan berlebih. Sementara alginat efektif menyerap eksudat pada luka yang basah. Pemilihan balutan itu sebaiknya tetap dikonsultasikan dengan tenaga medis.
Diposting oleh Syari'ah Muhammadin