RADAR BENGKULU - Menjelang bulan suci Ramadan, menjaga kebugaran tubuh menjadi prioritas utama agar ibadah puasa berjalan lancar. Perubahan pola makan secara mendadak sering kali memicu masalah pencernaan dan penurunan energi. Memanfaatkan kekayaan alam, berikut adalah ramuan herbal yang terbukti secara ilmiah mampu mempersiapkan tubuh Anda:
1. Jahe (Zingiber officinale) untuk Kenyamanan Lambung
Masalah umum saat awal puasa adalah perut kembung dan mual. Jahe mengandung senyawa aktif gingerol dan shogaol yang bersifat gastroprotektif. Mengonsumsi air rebusan jahe hangat saat malam hari sebelum memasuki hari pertama puasa dapat membantu menenangkan otot saluran pencernaan dan mengurangi produksi asam lambung berlebih.
BACA JUGA:Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada Bengkulu Selatan Segera Diadili
2. Madu dan Habbatussauda sebagai Booster Imunitas
Puasa menuntut tubuh untuk beradaptasi dengan ritme metabolisme baru. Kombinasi madu dan habbatussauda (jintan hitam) merupakan duo imunomodulator yang kuat. Habbatussauda mengandung thymoquinone yang berfungsi sebagai antioksidan, sementara madu menyediakan energi instan yang dibutuhkan tubuh saat mulai membatasi asupan makanan.
3. Kayu Manis untuk Stabilisasi Gula Darah
Mengonsumsi kayu manis dalam teh atau campuran makanan saat sahur pertama sangat disarankan. Kayu manis membantu meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga pelepasan energi dalam tubuh berlangsung lebih stabil dan mencegah rasa lemas yang ekstrem (hipoglikemia) di siang hari.
Kesimpulan:
Persiapan fisik dengan herbal bukan sekadar tradisi, melainkan langkah preventif yang cerdas. Pastikan untuk tetap berkonsultasi dengan ahli medis jika Anda memiliki kondisi kesehatan khusus sebelum memulai rutinitas herbal tertentu.