Persiapan Mudik Lebaran, Ini yang Wajib Dicek sebelum Meninggalkan Rumah
Persiapan Mudik Lebaran, Ini yang Wajib Dicek sebelum Meninggalkan Rumah-Tim Redaksi/Ist-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id, Jakarta - Mudik Lebaran menjadi momen tahunan yang dinantikan banyak orang. Namun, kebahagiaan berkumpul dengan sanak saudara di kampung halaman bisa ternoda jika pengamanan rumah kurang maksimal.
Seperti dikutip dari laman harian disway, sering kali, keluarga-keluarga yang mudik ke kampung halaman meninggalkan rumah mereka dalam keadaan kosong. Libur panjang membuat rumah mereka kosong berhari-hari.
Kondisi itu rawan, khususnya dari segi keamanan.
BACA JUGA:Aksi Berbagi Ramadan, Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Salurkan 4.200 Paket Takjil
Selain tindak pencurian dan kejahatan lain yang sifatnya kriminal, ancaman juga bisa datang dari hal lain. Misalnya, keamanan listrik atau gas.
Nah, agar liburan Lebaran berlangsung dengan tenang dan nyaman, pastikan tujuh titik ini sudah diperiksa sebelum mudik.
1. Instalasi Listrik: Cegah Risiko Korsleting
Listrik merupakan salah satu penyebab utama kebakaran. Pastikan tidak ada kabel yang terkelupas, stopkontak yang longgar, atau perangkat elektronik yang masih terhubung ke sumber daya.
Kemudian, cabut semua perangkat elektronika yang tidak diperlukan dari colokannya. Misalnya, televisi, dispenser, charger ponsel, dan kipas angin.
Sedangkan untuk perangkat yang harus tetap menyala seperti kulkas, pastikan instalasinya dalam kondisi baik dan tidak berdekatan dengan bahan mudah terbakar.
2. Kompor dan Tabung Gas: Pastikan Tidak Ada Kebocoran
Kebocoran gas sering tidak terdeteksi secara visual, tapi berpotensi memicu ledakan atau kebakaran. Sebelum mudik, pastikan kompor dalam keadaan mati total dan regulator tabung gas telah dilepas.
Kalau memungkinkan, simpan tabung gas di area terbuka dengan ventilasi baik. Langkah sederhana ini dapat mencegah akumulasi gas yang berbahaya saat rumah tidak berpenghuni.
3. Keran Air dan Saluran Pipa: Hindari Kebocoran yang Merugikan
Keran air yang tidak tertutup rapat atau pipa yang retak dapat menyebabkan kebocoran yang berujung pada kerusakan lantai, dinding, bahkan furnitur di dalam rumah.
Kemudian, periksa seluruh keran di dapur, kamar mandi, dan area cuci untuk memastikan tidak ada yang menetes. Jika memungkinkan, matikan aliran air dari sumber utama (meteran) sebagai langkah pencegahan ekstra.
4. Pintu, Jendela dan Sistem Keamanan: Lapisan Pertahanan Pertama
Keamanan fisik rumah dimulai dari pintu dan jendela yang terkunci dengan baik. Periksa seluruh titik akses, termasuk pintu belakang, pintu gudang, dan jendela lantai atas yang mungkin terabaikan.
Lalu, pastikan kunci masih berfungsi optimal. Jika memiliki sistem keamanan tambahan seperti smart lock, gembok ganda, atau teralis, aktifkan sebelum berangkat.
Jangan lupa untuk tidak meninggalkan kunci cadangan di tempat yang mudah dijangkau orang luar.
5. Area Kulkas dan Persediaan Makanan: Cegah Bau dan Hama
Makanan yang tertinggal di kulkas dapat membusuk selama ditinggal mudik, menimbulkan bau tidak sedap, dan menarik perhatian hama seperti kecoa atau tikus. Kosongkan kulkas dari bahan makanan yang mudah basi, bersihkan bagian dalam, dan biarkan pintu sedikit terbuka jika kulkas akan dimatikan total.
Untuk kulkas yang tetap menyala, pastikan suhunya diatur sesuai dan tidak ada makanan yang mendekati tanggal kedaluwarsa.
6. Lampu Luar Rumah: Ilusi Kehadiran yang Efektif
Rumah yang tampak gelap gulita selama berhari-hari dapat menjadi sinyal bagi oknum tidak bertanggung jawab bahwa tidak ada penghuni. Strategi sederhana untuk mengatasinya adalah menyalakan satu atau dua lampu di area luar atau ruang tamu.
Penggunaan timer otomatis untuk lampu dapat menjadi solusi praktis agar lampu menyala dan mati secara bergantian, menciptakan kesan rumah tetap berpenghuni tanpa perlu intervensi manual.
7. Lingkungan Sekitar: Kolaborasi dengan Tetangga dan Keamanan
Keamanan rumah tidak hanya bergantung pada upaya internal, tetapi juga dukungan lingkungan sekitar.
Sebelum berangkat, informasikan kepada tetangga terdekat atau petugas keamanan kompleks bahwa rumah akan ditinggalkan dalam periode tertentu.
Minta mereka untuk sesekali memperhatikan kondisi eksterior rumah atau melaporkan jika ada aktivitas mencurigakan. Langkah kolaboratif ini bisa menjadi lapisan keamanan tambahan yang sangat efektif.
Tips Tambahan untuk Persiapan Mudik
Selain memeriksa tujuh area di atas, pertimbangkan juga untuk:
1. Mendokumentasikan kondisi rumah: Foto atau video kondisi rumah sebelum berangkat sebagai referensi jika terjadi sesuatu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
