RADAR BENGKULU - Awal tahun 2026 menjadi waktu yang memanjakan bagi para pengamat langit di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Ada dua fenomena besar yang menjadi perbincangan hangat di kalangan astronom amatir bulan ini.
Wolf Moon (Supermoon Pertama 2026): Pada awal Januari, kita menyaksikan Wolf Moon. Uniknya, kali ini ia berstatus sebagai Supermoon karena posisi bulan berada di titik terdekat dengan Bumi (perigee). Hal ini membuat bulan tampak 14% lebih besar dan 30% lebih terang dari biasanya.
BACA JUGA:Cek Harga Terbaru Mobil Listrik Januari 2026, Strategi Cerdas Membeli Kendaraan Impian
Oposisi Jupiter: Pada 10 Januari 2026, planet Jupiter mencapai titik oposisi, di mana Bumi berada tepat di antara Matahari dan planet raksasa tersebut. Hasilnya? Jupiter tampak seperti "bintang" paling terang di langit malam yang bisa dilihat dengan mata telanjang dari senja hingga fajar.
Tahukah Anda? Nama "Wolf Moon" berasal dari tradisi penduduk asli Amerika yang sering mendengar lolongan serigala kelaparan di tengah musim dingin yang membeku.