5. Jaga Tekanan Angin Ban
Tekanan ban yang terlalu keras atau terlalu lembek akan memengaruhi kinerja suspensi. Pastikan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan.
6. Hindari Gaya Berkendara Agresif
Sering mengerem mendadak, menikung tajam, dan melaju kencang di jalan tidak rata bisa memperpendek usia shock absorber.
7. Bersihkan Area Kaki-Kaki Mobil
Setelah melewati banjir, lumpur, atau jalan berlumpur, sebaiknya bersihkan bagian kaki-kaki untuk mencegah karat dan kerusakan seal shock.
8. Ganti Komponen Pendukung yang Rusak
Bushing, mounting shock, atau per keong yang sudah aus dapat mempercepat kerusakan shock absorber meski shock masih dalam kondisi baik.
Kapan Shock Absorber Perlu Diganti?
Umumnya shock absorber mulai melemah setelah **40.000–80.000 km**, tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara. Jika mobil mulai limbung atau terasa tidak nyaman, segera lakukan pemeriksaan.
Kesimpulan
Merawat shock absorber tidak sulit, cukup dengan kebiasaan berkendara yang baik dan perawatan rutin. Shock yang awet membuat mobil lebih nyaman, stabil, dan aman digunakan.