Mie Bakar Gerabah, Mengapa Kuliner Tradisional Kembali Memuncak?

Rabu 04-02-2026,07:34 WIB
Reporter : Riski
Editor : Tim redaksi

 

RADAR BENGKULU - Belakangan ini, aroma harum bumbu yang terbakar di atas tanah liat memenuhi sudut-sudut kota. Mie Bakar Gerabah mendadak jadi perbincangan hangat di kalangan pecinta kuliner karena cara penyajiannya yang unik dan harganya yang merakyat.

Rahasia di Balik Popularitasnya:

Aroma Smoked yang Khas: Penggunaan piring gerabah (tanah liat) yang dipanaskan di atas api memberikan aroma sangit (smoky) yang tidak bisa didapatkan dari penggorengan biasa.

BACA JUGA:Harga Tembus Rp 10 Juta, Sepeda Motor Honda Win Klasik Kian Diburu Komunitas

Sensasi "Mendidih": Mie disajikan saat masih meletup-letup di atas gerabah, memberikan pengalaman makan yang lebih intens.

Harga Terjangkau: Meski terlihat mewah secara visual, sebagian besar penjual mematok harga antara Rp15.000 hingga Rp25.000, membuatnya mudah dijangkau semua kalangan.

Bagi para pelaku bisnis, ini adalah bukti bahwa sentuhan tradisional yang dikemas secara modern selalu punya tempat di hati konsumen Indonesia.

Kategori :