Serius, Walikota Bengkulu Tindak Tegas Mafia Lapak di Pasar Panorama

Kamis 12-02-2026,20:36 WIB
Reporter : Riski
Editor : Azmaliar Zaros

radarbengkuluonline.id  – Walikota Bengkulu Dr Dedy Wahyudi SE MM menemukan adanya praktik 'mafia' yang menguasai lapak pedagang secara ilegal di Pasar Panorama. Temuan ini terungkap saat Walikota melakukan tinjauan lapangan dan berdialog langsung dengan para pedagang pada Kamis (12/2/2026).

 

Dalam inspeksi lapangan yang dilakukan, terungkap sebuah praktik ilegal yang merugikan daerah. Dimana lahan maupun bangunan milik pemerintah telah dikuasai secara sepihak oleh oknum-oknum tertentu. Modus operandi yang digunakan adalah dengan menyewakan kembali aset negara tersebut kepada pihak lain demi meraup keuntungan pribadi.

BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Terima Laporan Hasil Pemeriksaan Kepatuhan Pajak dari BPK

 

Selain penguasaan lahan, situasi di kawasan pasar tersebut juga diperparah dengan adanya laporan mengenai tindakan ancaman serta intimidasi yang dilakukan oleh oknum tersebut terhadap para pedagang.

 

Merespon temuan yang mengkhawatirkan ini, Walikota Dedy Wahyudi segera mengambil langkah penertiban yang tegas dan cepat. Beliau mengeluarkan instruksi untuk segera membereskan masalah penguasaan lahan ilegal tersebut guna memastikan hak penggunaan aset kembali sesuai dengan kontrak resmi negara.

BACA JUGA:Jelang Ramadan, Ribuan ASN Kota Bengkulu Borong Kebutuhan Pokok di Pasar Panorama

 

Sebagai bentuk keseriusan, pemerintah daerah telah berkoordinasi erat dengan Kapolres dan mendapatkan dukungan penuh dari jajaran Polri serta TNI untuk melaksanakan penertiban secara efektif di lapangan. Langkah ini diambil bukan hanya untuk mengamankan aset daerah, tetapi juga untuk memberikan jaminan rasa aman bagi seluruh pedagang agar dapat berjualan sesuai dengan aturan yang berlaku.

 

"Mafia ini harus dibereskan. Lahan ini milik pemerintah, tapi dianggap milik pribadi dan disewakan lagi. Ini tidak bisa dibiarkan," tegas Dedy Wahyudi dalam keterangannya. 

 

Kategori :