5. Rawat Sistem Kelistrikan
Mobil tua sering mengalami masalah kelistrikan akibat kabel getas atau soket berkarat. Periksa aki, kabel, lampu, dan sekring secara rutin. Sistem kelistrikan yang sehat mencegah mobil sulit hidup atau mogok mendadak.
6. Gunakan Bahan Bakar yang Tepat
Meski tergolong lawas, mobil tua tetap membutuhkan bahan bakar sesuai rasio kompresi mesin. Hindari menggunakan bahan bakar di bawah rekomendasi karena dapat menyebabkan mesin ngelitik dan mempercepat kerusakan.
7. Perhatikan Konsumsi dan Kebocoran Fluida
Mobil tua cenderung mengalami rembesan oli, air radiator, atau minyak transmisi. Biasakan mengecek kondisi kolong mobil dan ruang mesin. Kebocoran kecil yang dibiarkan dapat berkembang menjadi kerusakan besar.
8. Jaga Kebersihan Interior dan Eksterior
Interior yang terawat membuat mobil tua tetap nyaman dan bernilai. Bersihkan jok, dashboard, dan plafon secara rutin. Sementara pada eksterior, rajin mencuci mobil dapat mencegah karat yang sering menjadi musuh utama mobil lawas.
9. Servis di Bengkel yang Paham Mobil Lawas
Tidak semua bengkel memahami karakter mobil tua. Pilih bengkel atau mekanik yang berpengalaman menangani mobil lawas agar diagnosa lebih tepat dan tidak sekadar mengganti komponen tanpa perlu.
10. Gunakan Mobil Secara Rutin