radarbengkuluonline.id - Wakil Ketua I DPRD Kota Bengkulu Rahmad Widodo menggelar reses perdana tahun 2026 untuk mendengarkan langsung suara warga di wilayah Ratu Agung dan Ratu Samban.
Di lokasi berbeda, Wakil Ketua II DPRD Kota Bengkulu, Riduan, juga menjalankan agenda serupa guna menjaring aspirasi masyarakat di Kecamatan Selebar dan Kampung Melayu.
BACA JUGA:Saat Penertiban di Pasar Panorama, Pedagang Mengaku Diusir dari Lapaknya
Kegiatan reses ini menjadi jembatan penting dalam proses pembangunan daerah agar usulan warga bisa masuk ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).Melalui pertemuan ini, berbagai kebutuhan riil masyarakat telah dicatat secara resmi untuk kemudian diperjuangkan dalam pembahasan anggaran mendatang.
"Semua usulan yang masuk akan kami perjuangkan. Tentu, dengan mempertimbangkan skala prioritas dan ketentuan yang berlaku," ujar salah seorang wakil rakyat di DPRD Kota Bengkulu ini.
BACA JUGA:Mandi Balimau, Tradisi Menyucikan Diri dan Eratkan Silaturahmi Menyambut Ramadan
Masyarakat terlihat sangat antusias menyampaikan beragam usulan yang mencakup kebutuhan mendasar di lingkungan mereka masing-masing. Semua aspirasi tersebut nantinya akan disusun dalam laporan resmi sebagai bentuk pertanggungjawaban anggota dewan kepada konstituennya.
Langkah jemput bola ini diharapkan dapat memastikan program pemerintah benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan harapan warga di tingkat bawah. Dengan adanya sinergi antara legislatif dan masyarakat, pembangunan di Kota Bengkulu diharapkan bisa berjalan lebih maksimal dan merata.