RADAR BENGKULU - Bulan Ramadan seharusnya menjadi momen bagi tubuh untuk melakukan detoksifikasi dan mengatur ulang metabolisme. Secara logika, dengan berkurangnya jam makan, berat badan seharusnya turun. Namun, kenyataannya banyak dari kita yang justru mendapati angka timbangan melonjak setelah lebaran.
Mengapa hal ini terjadi? Ternyata, ada beberapa kesalahan pola makan dan kebiasaan yang justru memicu penimbunan lemak.
1. Balas Dendam Saat Berbuka (The Feast Effect)
BACA JUGA:Alasan Medis Mengapa Makan Berlebihan Saat Sahur Justru Bikin Cepat Lapar
Kesalahan paling umum adalah menganggap waktu berbuka sebagai ajang "balas dendam" setelah seharian menahan lapar. Mengutip laman kesehatan Mayo Clinic, makan dalam porsi besar secara cepat setelah periode puasa dapat menyebabkan lonjakan insulin yang drastis, yang justru memicu tubuh untuk menyimpan lemak lebih efektif.
2. Terlalu Banyak "Takjil" Manis
Tradisi berbukalah dengan yang manis sering kali disalahartikan. Konsumsi gorengan, kolak dengan santan kental, serta minuman bersoda mengandung kalori kosong yang sangat tinggi. Menurut Harvard Health Publishing, asupan gula berlebih dalam bentuk cair (seperti es sirup) tidak memberikan rasa kenyang yang sama dengan kalori padat, sehingga kita cenderung makan lebih banyak dari yang dibutuhkan tubuh.
3. Kurang Tidur Mengacaukan Hormon
Begadang untuk sahur atau beribadah hingga larut malam sering kali memangkas waktu tidur. Melansir studi yang dipublikasikan oleh Sleep Foundation, kurang tidur dapat meningkatkan hormon ghrelin (hormon pemicu rasa lapar) dan menurunkan hormon leptin (hormon pemberi sinyal kenyang). Akibatnya, esok harinya Anda akan merasa jauh lebih lapar dan sulit mengontrol nafsu makan.
4. Menurunnya Aktivitas Fisik
Banyak orang menjadikan puasa sebagai alasan untuk "mager" atau malas bergerak seharian. Padahal, metabolisme tubuh cenderung melambat saat kita berpuasa. Tanpa aktivitas fisik ringan, kalori yang masuk tidak akan terbakar secara optimal.
5. Metabolisme yang Melambat
Jika Anda makan terlalu sedikit saat sahur namun makan berlebihan saat berbuka, tubuh bisa masuk ke dalam "survival mode". Sebagaimana dijelaskan oleh pakar nutrisi di Healthline, ketika tubuh merasa asupan energi tidak stabil, ia akan menurunkan laju metabolisme basal untuk menghemat energi, yang justru mempermudah kenaikan berat badan di kemudian hari.
Tips Singkat Agar Tetap Langsing: