radarbengkuluonline.id, Bintuhan - Pemerintah Kabupaten Kaur merespon cepat dan mendatangi warganya tertimpa musibah kebakaran yang menimpa rumah milik Suniarti (75) di Desa Sukamerindu, Kecamatan Semidang Gumay pada Sabtu siang 21 Februari 2026.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid,S.Pdi disaksikan oleh Wakil Ketua Baznas Kabupaten Kaur, Wahyu Dasi, S.Pdl, Kabid Darurat BPBD Kabupaten Kaur, Yanto, S.Sos, Kepala Dinas Sosial, Sidarmin Tetap, M.Pd, Camat Semidang Gumay serta Kepala Bagian Kesra Setda kaur.
BACA JUGA:Safari Ramadan, Gubernur Bengkulu Tunjukkan Sinergi Pembangunan di Kabupaten Kaur
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Abdul Hamid mengucapkan rasa prihatin mendalam atas musibah yang dialami korban. Ia juga mengapresiasi kesigapan masyarakat, Polri dan Damkar yang bergerak cepat sehingga api dapat segera dikendalikan.
Masyarakat diminta tetap berhati-hati dalam menggunakan lilin, ataupun listrik. Karena, bahaya selalu mengintai. Kita tidak tahu kapan akan datangnya.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran atas kesigapannya. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban Ibu Suniarti dan segera pulih dari luka yang dialami," ujar Wabup.
Dikatakan Wabup, bahwa kehadirannya secara langsung di lokasi merupakan bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah daerah terhadap warganya yang tertimpa musibah. Kehadiran kami di sini adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada warga yang sedang mengalami musibah.
"Pemerintah tidak boleh tinggal diam, kami akan selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat mengalami musibah," terang Wabup
Wabup menambahkan, masyarakat agar selalu tetap berhati-hati dalam menggunakan lilin atau listrik. Perlu di cek keamanannya ataupun ada jaringan listrik yang putus. Itu perlu diwaspadai. Karena, dapat menyebabkan musibah kebakaran.
"Ketika menggunakan lilin atau listrik, pastikan sudah mati ketika ditinggalkan, agar tidak terulang kejadian yang serupa," tutur Wabup.
Adapun kronologinya, kebakaran terjadi pada Sabtu pagi sekitar pukul 05.25 WIB. Api diduga berasal dari lilin yang dinyalakan korban saat token listrik di rumahnya habis sekitar pukul 04.50 WIB. Lilin tersebut membakar kursi dan kobaran api dengan cepat menyambar bagian belakang rumah.
Saat kejadian, korban berada di dalam rumah bersama cucunya. Keduanya berhasil menyelamatkan diri. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, Suniarti mengalami luka bakar di bagian tangan sebelah kanan dan kaki sebelah kiri dan telah mendapatkan penanganan awal.
Kobaran api sempat membesar dan menghanguskan sebagian bangunan rumah. Namun berkat kesigapan masyarakat, aparat Polri, serta petugas pemadam kebakaran (Damkar), api berhasil dipadamkan sebelum melahap seluruh bangunan maupun merembet ke rumah warga lainnya.
Sebagai bentuk kepedulian dan tanggap darurat, Wakil Bupati Abdul Hamid, S.Pdi menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 3.000.000 dari Baznas Kabupaten Kaur serta sejumlah bantuan lainnya dari BPBD dan Dinas Sosial untuk membantu meringankan beban korban.