*Keempat*. Setahun kemudian (sekitar akhir Februari 2026 ini), ratusan akun abal-abal dan puluhan homeless media kembali 'menggoreng' pernyataan lama tersebut. Tentu, kita patut objektif bahwa tidak semua homeless media buruk.
Trik liciknya: mereka sengaja mengubah tanggal berita dari 14 Januari 2025 menjadi 21 atau 22 Februari 2026. *Bahkan ada akun yang menggunakan aplikasi tertentu, sehingga video lama itu terlihat benar-benar seperti wawancara terbaru.*
Niatnya *menipu mesin pencari*, padahal mereka sedang menipu diri sendiri. Tujuannya memprovokasi pembaca agar masyarakat mengira itu adalah berita hangat yang baru saja terjadi.
Akhirnya terjadi polemik, ditambah isu anggaran pendidikan dan lain-lain. Untuk itu perlu kami tegaskan:
Tidak ada sama sekali kebijakan zakat untuk MBG. Kemudian, MBG sama sekali tidak mengurangi anggaran pendidikan. Pemerintah sangat menyadari fakta bahwa 40 persen ruang kelas kita masih rusak ringan dan sedang.
Buktinya, tahun 2025, pemerintah merevitalisasi 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Tahun 2026 targetnya 71 ribu satuan pendidikan.Inilah revitalisasi sekolah yang terbesar di era reformasi.
Bahkan untuk pertama kalinya dalam sejarah 288.000 sekolah mendapatkan Interactive Flat Panel (IFP) atau Smart Board.
Bukti lainnya, kehadiran MBG justru memperkuat ekosistem pendidikan, dan MBG telah menjangkau 280.023 satuan pendidikan dengan 43,17 juta peserta didik penerima manfaat di seluruh Indonesia (Data Per 18 Februari 2026).