Menteri ESDM Ajak Masyarakat Hemat LPG

Jumat 27-03-2026,12:08 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Editor : Azmaliar Zaros

radarbengkuluonline.id  -- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengajak masyarakat bijak gunakan energi di tengah Konflik Timteng. Salah satunya, mematikan kompor gas LPG sewaktu masakan matang. 

Seperti dikutip dari laman disway.id, hal itu ia sampaikan saat melakukan sidak ketahanan energi di salah satu SPBU di wilayah Solo, Jawa Tengah. 

BACA JUGA:Cegah Balap Liar, Polresta Bengkulu Pasang 'Garis Kejut' di Kawasan Pantai


Lebih lanjut Ketum Partai Golkar itu menyebut konflik Timur Tengah (Timteng) yang berkecamuk membuat seluruh dunia harus menghemat energi. Sebab, imbas perang Iran melawan serangan AS dan Israel berdampak pada pasokan energi yang terhambat, sehingga perlu solusi untuk menekan penggunaan yang masif.

Ia juga  menyatakan bahwa saat ini sekitar 70 persen kebutuhan LPG nasional masih dipenuhi melalui impor, dan hal itu dipengaruhi oleh konflik Timteng yang makin memanas.  Bahlil mengajak masyarakat agar bijak menggunakan LPG saat masak dan mematikan kompor apabila masakan sudah siap.



"Kalau masak pakai LPG, kalau sudah masak, jangan boros," ujar Bahlil di Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis, 26 Maret 2026.

Bahlil mewanti-wanti jika kondisi ketidakpastian global membuat  masyarakat harus bersikap bijak dalam menggunakan energi.



"Kalau ini mampu kita lakukan bersama-sama, in shaa Allah energi kita ke depan akan semakin baik," ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat bijak saat mengisi bahan bakar minyak (BBM). Ketua Umum Partai Golkar itu menegaskan masyarakat tidak perlu melakukan panic buying dan cukup membeli BBM sesuai kebutuhan harian.



Bahlil mencontohkan, jika kebutuhan harian hanya 30-40 liter, maka tidak perlu melakukan pembelian tambahan. 
"Tidak usah ada rasa panic buying, tidak perlu ada. Jadi, pakailah dengan secukupnya," kata Bahlil.


Selain itu, ia juga menyoroti praktik pembelian BBM di SPBU untuk dijual kembali. Menurut dia, tindakan tersebut tidak sepatutnya dilakukan.

Ia turut menyinggung praktik penimbunan BBM. Bahlil meminta pelaku menghentikan tindakan tersebut.

"Kalau kita cinta negara kita, kalau kita cinta rakyat kita, janganlah kita melakukan hal-hal yang tidak sepatutnya untuk dilakukan. Cara-cara itu, saya mohon, sudahlah. Jangan kita lanjutkan," pungkasnya.

 

Kategori :