Ini Dampaknya Bagi Kesehatan Kalau Kita Lebih Sering Duduk

Minggu 12-04-2026,02:00 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Editor : Azmaliar Zaros

radarbengkuluonline.id, Jakarta - Duduk lama-lama mulai menjadi kebiasaan generasi muda seiring majunya teknologi. Dengan gawai yang kian canggih, kini aktivitas bekerja, belajar, dan bersantai bisa dilakukan dalam posisi duduk. Namun, di balik kenyamanan tersebut, tersimpan berbagai risiko kesehatan yang kerap tidak disadari. 

Seperti dikutip dari laman harian disway, duduk terlalu lama bahkan bisa memicu gangguan serius jika dilakukan terus-menerus tanpa diimbangi aktivitas fisik.

BACA JUGA:Cari Solusi Bareng, Pemprov Bengkulu dan DPD RI Bahas Sengketa Lahan Eks Lapter II Manna



Pada laman Alodokter disebutkan bahwa duduk dalam waktu lama dapat memperlambat metabolisme tubuh. Kondisi ini membuat tubuh kurang efektif dalam mengatur tekanan darah, kadar gula, serta membakar lemak.

Nah, jika hal ini dibiarkan, kebiasaan ini bisa memicu berbagai masalah kesehatan secara bertahap yang semakin lama semakin serius risikonya.  Berikut beberapa tanda bahaya akibat terlalu lama duduk yang perlu diwaspadai: 

1. Nyeri Punggung dan Leher
Duduk terlalu lama, terutama dengan posisi yang salah, dapat menyebabkan tekanan pada tulang belakang. Akibatnya muncul rasa nyeri di punggung, leher, hingga pinggang yang bisa menjadi kronis.

2. Otot Melemah
Kurangnya pergerakan membuat otot tubuh, khususnya pada bagian kaki dan bokong, jarang digunakan, hal ini menyebabkan otot melemah dan meningkatkan risiko cedera.

3. Berat Badan Meningkat
Minim aktivitas fisik membuat pembakaran kalori tidak optimal. Lemak pun lebih mudah menumpuk, sehingga meningkatkan risiko obesitas.

4. Gangguan Sirkulasi Darah
Duduk terlalu lama dapat menghambat aliran darah, terutama pada area kaki. Dalam kondisi tertentu, hal ini bisa memicu penggumpalan darah yang berbahaya.

5. Risiko Penyakit Kronis
Kebiasaan duduk berjam-jam juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko penyakit serius seperti diabetes dan penyakit jantung.

Nah, untuk mencegah dampak tersebut, para ahli menyarankan agar tidak duduk terlalu lama tanpa jeda. Luangkan waktu untuk berdiri, berjalan, atau melakukan peregangan ringan setiap 30–60 menit.

Di samping itu, rutin berolahraga dan menjaga postur tubuh tetap baik juga menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan.
Duduk memang tidak bisa dihindari, tetapi membatasi durasinya adalah kunci utama. Dengan pola hidup yang lebih aktif, berbagai risiko kesehatan akibat duduk terlalu lama dapat diminimalkan. 


Kategori :