Layanan Cuci Darah di RSUD dr. M. Yunus Bengkulu Kembali Normal

Sabtu 18-04-2026,17:43 WIB
Reporter : Riski
Editor : Azmaliar Zaros

radarbengkuluonline.id - ​Layanan hemodialisis atau cuci darah di RSUD dr. M. Yunus Bengkulu kini sudah bisa dinikmati kembali oleh masyarakat secara normal. Kepastian ini muncul setelah Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah sakit tersebut pada Kamis (16/4). 

Sebelumnya, pelayanan bagi pasien cuci darah sempat mengalami kendala dan tertunda akibat kekosongan stok Bahan Medis Habis Pakai (BMHP), namun kini masalah teknis tersebut telah berhasil diatasi.

BACA JUGA:Kota Bengkulu Siap Meriahkan Karnaval Batik Besurek Internasional 2026 Malam Ini



​Dalam kunjungannya, Sekda Herwan Antoni yang didampingi oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa, menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan para pasien.

Selain memantau kesiapan alat dan bahan medis, pihak pemerintah juga menunjukkan empatinya dengan mendengarkan keluhan dari warga yang sempat terdampak keterlambatan layanan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap pasien mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang layak tanpa hambatan berarti.



​“Kami sudah melihat langsung kondisi di lapangan dan menerima keluhan masyarakat. Kami menyampaikan permohonan maaf atas kendala yang terjadi,” ujar Herwan.

​Sebagai bentuk perhatian ekstra kepada pasien dan keluarga yang setia menunggu selama proses pemulihan layanan, pemerintah daerah juga menyediakan konsumsi berupa nasi kotak di lokasi. Herwan menegaskan bahwa seluruh pasien yang jadwalnya sempat tertunda akan tetap dilayani hingga tuntas. Bahkan, petugas medis siap bekerja ekstra hingga malam hari jika diperlukan agar tidak ada satu pun pasien yang terlewatkan jadwal perawatannya.



​“Kami menyiapkan konsumsi seiring pelayanan yang kembali dimulai,” tambahnya.

​Ke depannya, Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Direktur RSUD dr. M. Yunus, Hery Kurniawan, berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

 

Selain pembenahan internal, pemerintah juga mendorong optimalisasi layanan hemodialisis di rumah sakit kabupaten/kota lainnya. Tujuannya sangat mulia, yakni agar pasien dari luar daerah tidak perlu menempuh perjalanan jauh ke Kota Bengkulu hanya untuk mendapatkan layanan cuci darah. 

 

 

Kategori :