radarbengkuluonline.id - Kota Bengkulu baru saja sukses menggelar acara Karnaval Batik Internasional dengan suasana yang berbeda dari biasanya.
Jika tahun-tahun sebelumnya kemeriahan ini berlangsung di bawah terik matahari pagi atau siang, kali ini Pemerintah Kota Bengkulu bersama RBTV sengaja memilih waktu malam hari. Keputusan ini terbukti jitu karena mampu menarik antusiasme masyarakat yang jauh lebih besar untuk memadati lokasi acara.
BACA JUGA:Deretan Jawara Karnaval Batik Besurek Internasional Resmi Diumumkan
Walikota Bengkulu Dr Dedy Wahyudi BZ SE MM menjelaskan bahwa pemilihan waktu malam hari bertujuan agar pengunjung bisa menikmati sisi estetis kota tanpa terganggu cuaca panas.
Selain itu, momen ini menjadi ajang promosi wisata untuk memperlihatkan keindahan Kota Bengkulu di bawah pendar lampu kota, khususnya di kawasan ikonik seperti Belungguk Point yang kini tampil lebih menawan.
"Karnaval batik tahun ini kami ingin suasana yang berbeda, maka kita laksanakan pada malam hari. Karena, tidak begitu panas sambil menikmati indahnya lampu-lampu dan jalan-jalan ke Belungguk Point," ujar Dedy saat memberikan sambutan.
Kesuksesan acara ini memicu optimisme pemerintah daerah untuk terus menghidupkan sektor pariwisata melalui berbagai kegiatan menarik lainnya. Ke depannya, direncanakan akan lebih banyak lagi agenda berskala lokal maupun internasional yang digelar di Kota Bengkulu.
Hal ini diharapkan dapat mempercepat kemajuan kota serta memperkuat ekonomi kreatif masyarakat setempat melalui dukungan berbagai pihak.
Acara ini juga menjadi momen silaturahmi yang hangat karena dihadiri oleh berbagai pejabat penting, mulai dari Gubernur Bengkulu Helmi Hasan hingga jajaran pimpinan daerah dari berbagai kabupaten. Kehadiran para tokoh ini bersama masyarakat dari berbagai penjuru menunjukkan semangat kebersamaan dalam melestarikan budaya batik sekaligus merayakan transformasi wajah kota yang semakin modern.