5.777 Guru Mulai Dilatih, Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib di SD

Sabtu 09-05-2026,12:37 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Editor : Azmaliar Zaros

radarbengkuluonline.id, Jakarta  - Sebagai persiapan penerapan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di tingkat sekolah dasar pada tahun ajaran 2027/2028, pemerintah mulai menyusun berbagai langkah strategis.

Seperti dikutip dari laman harian disway, langkah awal tersebut diwujudkan melalui peluncuran program Pengembangan Kompetensi Guru SD Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI) oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

BACA JUGA:Ini Cara Mudah Tanam Cabai di Dalam Botol Bekas



Peningkatan kualitas pendidikan dasar turut menjadi fokus pemerintah lewat program ini, termasuk mendorong kemampuan berbahasa Inggris siswa sejak usia dini agar lebih siap menghadapi perkembangan global.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani mengatakan, keberhasilan tersebut sangat bergantung pada kesiapan tenaga pengajar di sekolah dasar. Kemampuan bahasa Inggris masyarakat Indonesia masih berada pada tingkat rendah berdasarkan hasil Education First English Proficiency Index 2024, termasuk kompetensi para pendidik di jenjang SD.

Menurutnya, sekitar 90 ribu dari total 150 ribu sekolah dasar di Indonesia diketahui belum mempunyai guru dengan latar pendidikan bahasa Inggris, atau setara lebih dari 60 persen jumlah sekolah yang ada.

Di sisi lain, sekitar 60 ribu sekolah memang telah memiliki tenaga pendidik terkait, namun belum seluruhnya didukung guru kelas yang siap terjun langsung mengajar di dalam kelas.

"PKGSD-MBI dirancang dengan metode pelatihan bertahap, praktis, dan mudah diterapkan di kelas," kata Nunuk dikutip dari Disway.id pada Sabtu 9 Mei 2026.

Sebanyak 5.777 guru yang berasal dari 34 provinsi serta 177 kabupaten dan kota, menurut Nunuk Suryani, telah mengikuti tahap awal program tersebut.  Melalui pelatihan ini, para peserta akan mendapatkan pembekalan kemampuan dasar agar mampu mengajar bahasa Inggris secara efektif di lingkungan sekolah dasar.

Sedangkan penerapan awal kebijakan tersebut direncanakan dimulai untuk siswa kelas 3 SD sebagai tahap pertama implementasi. Penempatan guru peserta pelatihan nantinya akan disesuaikan bersama dinas pendidikan di masing masing daerah, terutama untuk memenuhi kebutuhan pengajar pada kelas awal penerapan program.

Pemerintah menargetkan sekitar 58.896 sekolah dasar atau setara 30 persen dari total SD di Indonesia mulai menerapkan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib pada tahun ajaran 2027/2028. Melalui program tersebut, peningkatan mutu pendidikan dasar diharapkan dapat berjalan seiring dengan penguatan daya saing generasi muda Indonesia dalam menghadapi perkembangan global.

 

Kategori :