radarbengkuluonline.id - Pemerintah Kota Bengkulu bersama jajaran Polresta, Dandim, dan Denpom Bengkulu menggelar rapat koordinasi penting pada Jumat (8/5/2026).
Pertemuan yang berlangsung santai namun serius di ruang kerja Kasatpol PP ini bertujuan untuk mematangkan rencana penertiban serta penataan kawasan Pasar Panorama dalam waktu dekat.
BACA JUGA:Ini Cara Mudah Tanam Cabai di Dalam Botol Bekas
Langkah ini diambil sebagai bentuk upaya bersama dalam menciptakan lingkungan pasar yang lebih rapi dan nyaman bagi semua pihak. Fokus utamanya adalah memastikan bahwa operasional pasar dapat berjalan tertib sesuai aturan yang berlaku.
Kasatpol PP Kota Bengkulu Sahat Situmorang memberikan penekanan khusus terkait pendekatan yang akan diambil di lapangan nantinya.
"Kita sepakat bahwa disana (Pasar Panorama) sudah seringkali diberikan teguran dan penertiban, tetapi sepertinya kurang dipahami sama pedagang-pedagang yang melanggar, jadi kemungkinan besar nanti kita akan bertindak lebih keras dalam proses ini tapi tetap mengedepankan kaidah-kaidah humanis," ujar Sahat.
Sebagai solusi bagi para pedagang, pemerintah telah menyiapkan infrastruktur pendukung berupa 261 lapak di dalam area pasar. Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu menampung para pedagang, sehingga tidak ada lagi aktivitas jual beli yang mengganggu ketertiban umum di luar area yang ditentukan.
Rapat yang dihadiri oleh berbagai instansi terkait, mulai dari Dinas Perdagangan hingga pihak kecamatan, menyepakati bahwa penataan ini adalah demi kepentingan dan kenyamanan bersama.
Dengan koordinasi yang solid selama dua jam tersebut, semua pihak berharap wajah Pasar Panorama akan menjadi lebih bersih dan tertata tanpa mengesampingkan sisi kemanusiaan.