Saifullah Yusuf: Bansos PKH dan BPNT Cair Mulai 20 Juli 2026

Selasa 14-07-2026,16:03 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Editor : Azmaliar Zaros

radarbengkuluonline.id, Jakarta  - Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bantuan sembako untuk Triwulan III periode Juli–September 2026 akan mulai disalurkan pada 20 Juli 2026.

Seperti dikutip dari laman disway.id, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, proses penyaluran saat ini memasuki tahap akhir setelah pemerintah menerima pembaruan data atau  memutakhirkan penerima bantuan dari Badan Pusat Statistik (BPS).

BACA JUGA:Momentum Matahari Tepat di Atas Kakbah, Mari Pastikan Arah Kiblat Kita


"Bansos triwulan ke-III sedang kita proses. Kemarin kita sudah dapat data terbaru dari BPS, sekarang kita sedang cleansing, in syaa Allah dalam waktu dua-tiga hari ini sudah selesai, dan setidak-tidaknya tanggal 20 nanti sudah mulai disalurkan," ucap Menteri yang akrab disapa Gus Ipul tersebut di Jakarta, pada Senin, 13 Juli 2026.

Gus Ipul juga menambahkan bahwa dari data terbaru penerima bansos, terdapat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) existing yang tetap menerima bansos, dan KPM yang tidak lagi menerima bansos. Selain itu, juga terdapat penerima-penerima baru.

Sedangkan proses pemutakhiran data dilakukan mulai tingkat RT/RW, kemudian diteruskan ke operator data desa atau kelurahan, melalui proses musyawarah dan diteruskan ke Dinas Sosial setempat, sebelum akhirnya ditetapkan Bupati/Wali Kota dan diserahkan ke Kemensos.

Dari Kemensos, data diteruskan ke Badan Pusat Statistik (BPS), untuk kemudian dilakukan verifikasi dan validasi, dan setiap tiga bulan data hasil pemutakhiran yang telah di verifikasi tersebut diserahkan kembali ke Kemensos untuk dilakukan penyaluran bansos. “Intinya dengan pemutakhiran ini diharapkan yang namanya bansos ini diterima oleh mereka yang berhak,” pungkas Gus Ipul.

Selain pemutakhiran data, Gus Ipul menambahkan penyaluran bansos juga akan ditindaklanjuti dengan program pemberdayaan, sesuai dengan perubahan paradigma “Bansos Sementara, Berdaya Selamanya”. Dalam hal ini, Gus Ipul juga menegaskan bahwa Kemensos terus berupaya melakukan penguatan program pemberdayaan, tahun ini ditargetkan 150 ribu lebih KPM akan didorong untuk mengikuti program pemberdayaan. 

“Kita harapkan mereka tahun berikutnya nanti sudah tidak menerima bansos lagi, tapi mengembangkan usaha yang hasilnya lebih besar daripada mereka yang menerima bansos,” tegas Gus Ipul.

 

 

Kategori :