Lalu malaikat maut datang menjemput, saat itu kita ingin berkata: "Ya Allah... berilah aku satu hari lagi." Bukan untuk menambah harta, bukan untuk memperluas rumah, bukan untuk membeli sawah dan kendaraan, tetapi hanya untuk satu kali lagi mendengar adzan, hanya untuk satu kali lagi melangkah menuju masjid, dan hanya untuk satu kali lagi bersujud berjamaah bersama kaum muslimin.
Namun waktu telah habis, pintu amal telah ditutup, dan yang tersisa hanyalah penyesalan.
Allah berfirm
Artinya: "Pada hari itu orang yang zalim menggigit kedua tangannya seraya berkata: alangkah baiknya dahulu aku mengikuti jalan Rasul." (QS. Al-Furqan: 27)
Wahai saudaraku jamaah Jum'at rahimakumullah...
Jika hari ini engkau masih mampu mendengar adzan, itu berarti Allah masih memanggilmu, jika hari ini engkau masih mampu berjalan menuju masjid, itu berarti Allah masih memberimu kesempatan, maka jangan tunggu sampai tubuhmu diantar ke masjid dalam keadaan terbujur kaku.
Datanglah ke masjid sebelum orang-orang datang mengusungmu ke masjid, sujudlah di masjid sebelum manusia menyalatkanmu di masjid, menangislah di masjid sebelum mereka menangisimu di masjid, karena sesungguhnya yang jauh dari masjid bukanlah mereka yang rumahnya jauh, tetapi mereka yang hatinya jauh dari Allah.
Ma'asyiral muslimin rahimakumullah…
Sebelum kita pulang meninggalkan rumah Allah ini, Marilah kita kembali meningkatkan ketakwaan kepada Allah, ketahuilah bahwa dunia ini hanya sementara, rumah yang kita banggakan akan kita tinggalkan, harta yang kita kumpulkan akan kita tinggalkan.
Jabatan yang kita pertahankan akan kita tinggalkan, yang akan menemani kita hanyalah amal saleh, dan salah satunya adalah langkah-langkah kita menuju masjid.
Rasulullah ? bersabda
Artinya: "Barang siapa mendengar adzan lalu tidak mendatanginya, maka tidak ada salat baginya kecuali karena uzur." (HR. Ibnu Majah)
Jamaah Jumat yang dirahmati Allah…
Hadits ini menunjukkan betapa besar kedudukan shalat berjamaah di masjid, jangan biarkan masjid kehilangan jamaahnya, jangan biarkan muadzin terus memanggil sementara kita tetap sibuk dengan urusan dunia yang tidak akan ikut masuk ke liang kubur.
Ajaklah keluarga kita ke masjid, bimbinglah anak-anak kita mencintai masjid, penuhilah shaf-shaf yang kosong, karena boleh jadi satu langkah menuju masjid menjadi sebab Allah mengampuni dosa-dosa kita.
Semoga Allah melembutkan hati kita yang keras, menghidupkan hati kita dengan cahaya iman, dan menjadikan kita dan keturunan kita sebagai orang-orang yang mencintai masjid, memakmurkan masjid, menjaga shalat berjamaah, dan wafat dalam keadaan husnul khatimah.
Ya Allah, sebelum kami dibawa ke masjid sebagai jenazah, karuniakanlah kepada kami umur yang dipenuhi langkah menuju masjid sebagai hamba yang taat.