Hati Yang Lalai dan Panggilan Yang Terlambat

Hati Yang Lalai dan Panggilan Yang Terlambat

Ustadz Ahmad Sidik, S.Mn-Adam-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id -- Para pembaca  rahimakumullah, tidak terasa hari ini kita sudah memasuki hari Jumat  lagi. Untuk itu, redaksi sudah menyiapkan khutbah Jumat untuk pembaca semua. Judulnya, Hati Yang Lalai, dan Panggilan Yang Terlambat.


Materi ini ditulis oleh Ustadz Ahmad Sidik, S.Mn. Rencananya, materi ini akan disampaikan saat menjadi khatib shalat Jumat di Masjid  Nurul Yaqin, Jalan Setia Negara Kelurahan Kandang Mas, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu. 

Apa saja isi materi khutbahnya, silahkan dibaca langsung tulisannnya dibawah ini. Selamat membaca! Semoga ada manfaatnya bagi kita semua.



Kaum muslimim Jamaah Jum’at rahimakumullah…
Hari ini  kita masih duduk di rumah Allah, Masih diberi nafas, Masih diberi kesempatan. ..
Padahal, betapa banyak yang kemarin masih tertawa, hari ini telah terbungkus kain kafan…
Betapa banyak yang semalam masih merencanakan hidup, hari ini telah ditinggalkan tanpa pamit…
Dan kita masih diberi waktu Namun wahai Hati… apakah waktu ini kita gunakan untuk mendekat kepada Allah atau justru semakin menjauh…?

Jamaah yang dimuliakan Allah…
Dengarkanlah firman Allah yang mengguncang jiwa  yang artinya:
“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk tunduk Hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun?” (QS. Al-Hadid: 16)

Ayat ini bukan sekadar ayat, Ini adalah Panggilan untuk Hati yang lama tertidur… Sudah berapa lama kita menunda taubat…? Sudah berapa lama kita berkata:“Nanti saja… masih muda…”
Padahal kematian tidak pernah menunggu siapapun…

Jamaah rahimakumullah…

Rasulullah ﷺ bersabda yang artinya:
“Perbanyaklah mengingat pemutus segala kenikmatan (yaitu kematian).”(HR. Tirmidzi)
Mengapa kita takut mengingat kematian…? Padahal justru itulah yang menyelamatkan kita. Karena orang yang sering mengingat kematian tidak akan berani bermaksiat…


Ia tahu setiap langkahnya akan dipertanggungjawabkan nanti di akhirat kelak.  Jika hari ini Allah membuka aib kita, mungkin kita tidak sanggup keluar rumah… Namun Allah menutupnya, bukan karena kita baik, tetapi karena Allah masih memberi kesempatan kepada kita yang lalai ini untuk bertaubat. 

Jamaah yang dirahmati Allah…

Renungkan firman Allah ini yang artinya:
“Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati.” (QS. Ali Imran: 185)
Makna yang sangat dalam, bukan “akan tetapi pasti… jadi yang bernyawa di muka bumi ini pasti mati. 
Dan yang paling menakutkan bukan kematian, tetapi… dalam keadaan apa kita mati…Saudaraku… . 
Wahai jiwa, jika hari ini adalah hari terakhir kita, apakah kita siap…? Jika hari ini malaikat maut datang, apakah kita punya jawaban…?

Maka sebelum terlambat, sebelum pintu itu tertutup, sebelum penyesalan tidak lagi berguna…
Kembalilah…kembalilah kepada Allah, dengan hati yang hancur, dengan air mata yang jujur…

Jamaah Jumat rahimakumullah…
Tidak ada yang lebih menyedihkan daripada hati yang keras, yang tidak tersentuh oleh ayat-ayat Allah. Padahal dunia ini hanya sementara dan akhirat adalah selamanya…


Rasulullah ﷺ bersabda yang artinya:
“Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau seorang musafir.” (HR. Bukhari)
Kita ini hanya singgah, bukan tinggal… Namun sering kali kita membangun dunia seakan kita tidak akan pergi…Wahai saudaraku… Dunia ini akan meninggalkan kita, atau kita yang akan meninggalkannya, apapun itu hanya amal yang akan kita bawa. 


Maka perbaikilah salat kita, perbaiki hati kita, perbaiki hubungan kita dengan Allah, Karena saat kita masuk ke liang lahat nanti, tidak ada lagi teman, tidak ada lagi harta, Hanya amal yang setia menemani…
Di akhir kutbah ini, marilah kita berdoa kepada Allah SWT… Ya Allah…
Jika hari ini hati kami masih keras…lembutkanlah…
Jika hari ini kami masih jauh… dekatkanlah…
Jika hari ini kami masih bergelimang dosa…ampunilah…
Jangan Engkau cabut nyawa kami kecuali dalam keadaan Engkau ridha kepada kami. 
Ya Allah…
akhiri hidup kami dengan husnul khatimah, kumpulkan kami bersama orang-orang shalih, dan jangan Engkau pisahkan kami dari rahmat-Mu…

 

 

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: