Alhamdulillah, Penyaluran Program Ultra Mikro di Mukomuko Tembus Rp 5.029.000.000
Alhamdulillah, Penyaluran Program Ultra Mikro di Mukomuko Tembus Rp 5.029.000.000 -tim redaksi/Ist-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id, Jakarta - - Program pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di Kabupaten Mukomuko terus menunjukkan tren positif. Sampai dengan akhir September 2026, penyaluran UMi telah menyalurkan pembiayaan kepada 812 debitur dengan total nilai mencapai Rp 5.029.000.000.
Seperti dikutip dari laman mukomukokab.go.id, penyaluran tersebut menyasar sektor usaha produktif masyarakat. Terutama sektor perdagangan besar, industri pupuk, dan eceran bahan bakar kendaraan tiga sektor yang menjadi tulang punggung ekonomi rakyat di Mukomuko.
BACA JUGA:Tiga Anggota DPRD Bengkulu Tengah PAW, DPP PPP Setujui Nama Pengganti
"Dari total 812 debitur tersebut, penyaluran dilakukan melalui dua Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) sebagai penyalur resmi pemerintah. Yakni PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Mukomuko sebanyak 754 debitur menjadi penyalur terbesar dengan porsi hampir 93 persen. Kemudian, PT. Bahana Artha Ventura sebanyak 58 debitur,"ungkap Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara KPPN Mukomuko, Muhammad Farid ketika dikonfirmasi, Jumat (30/10/2026).
Lebih lanjut dikatakannya, capaian ini menunjukkan bahwa akses permodalan ultra mikro sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha kecil di Mukomuko. Program UMi sendiri merupakan program pemerintah pusat melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan, yang bertujuan untuk memberikan pembiayaan kepada usaha mikro yang belum bisa mengakses perbankan (unbankable).
"Dengan adanya UMi, pelaku usaha kecil di tingkat desa hingga kecamatan bisa mendapatkan modal usaha dengan proses mudah dan bunga yang sangat ringan,"jelasnya.
Kata Muhammad Farid lagi, program pembiayaan program pemerintah tersebut menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga mampu mendorong pertumbuhan usaha, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat perekonomian daerah.
Dengan penyaluranUMi yang terus optimal, diharapkan daya tahan UMKM Mukomuko semakin kuat, perputaran uang di desa semakin kencang, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat menjelang akhir tahun anggaran 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
