Teuku Zulkarnain Berpeluang Memimpin KONI Bengkulu
KONI Provinsi Bengkulu menyatakan dukungan kepada Teuku Zulkarnain untuk maju sebagai Ketua Umum KONI Bengkulu periode 2025–2030-Istimewa-
RADAR BENGKULU – Menjelang Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bengkulu, dukungan cabang olahraga (cabor) tampaknya sudah mengerucut pada satu nama. Lebih dari 30 pengurus cabor di bawah naungan KONI Provinsi Bengkulu menyatakan dukungan kepada Teuku Zulkarnain untuk maju sebagai Ketua Umum KONI Bengkulu periode 2025–2030.
Musorprov sejatinya dijadwalkan digelar pada Kamis (25/9/2025). Namun, agenda tersebut tertunda karena Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, yang direncanakan hadir, sedang bertugas ke luar negeri.
Meski demikian, konstelasi dukungan dari para cabor semakin jelas. “Lebih dari 30 cabor telah menyatakan dukungan. Tapi kita lihat saja nanti dinamika di Musorprov,” ujar Teuku Zulkarnain, yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu sekaligus Ketua Harian KONI Bengkulu.
BACA JUGA:Transparansi Pengerukan Pulau Baai Dipertanyakan, Teuku Desak Pelindo Buka-bukaan
Teuku menegaskan, dorongan cabang olahraga agar dirinya maju bukan tanpa alasan. Bengkulu selama ini dinilai masih tertinggal dalam capaian prestasi, terutama di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Ia menaruh perhatian besar pada kesiapan Bengkulu menghadapi PON XXI di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2028 mendatang.
“Kalau sebelumnya Bengkulu belum bisa meraih medali emas, maka target kita di PON NTT harus berubah. Minimal ada emas yang kita bawa pulang. Itu tekad kami,” kata Teuku.
Ia menambahkan, pembinaan atlet unggulan harus dimulai sejak dini. Tidak hanya mengandalkan cabor tradisional, Bengkulu juga perlu memberi perhatian pada cabang olahraga potensial yang bisa mendulang medali di level nasional.
Selain menjabat sebagai Ketua Harian KONI Provinsi Bengkulu, Teuku juga memimpin Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Bengkulu. Pengalaman ini disebut-sebut memberi modal kuat bagi Teuku untuk mengonsolidasikan seluruh cabor di bawah naungan KONI.
“Latar belakang ini yang membuat kawan-kawan cabor mendorong saya maju. Prinsipnya, bagaimana olahraga Bengkulu bisa lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
