Peserta Lokakarya Literasi Digital Diajari Menjadi Agen Perubahan Ditengah Derasnya Informasi Digital
Peserta Lokakarya Literasi Digital Diajari Menjadi Agen Perubahan Ditengah Derasnya Informasi Digital-Raditya farosta-
radarbengkuluonline.id - Berkat dukungan Gubernur Bengkulu, maka DPK Provinsi Bengkulu berhasil menggelar lokakarya literasi digital untuk semua kalangan. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan agen perubahan yang dapat mencegah informasi hoak ditengah derasnya informasi digital.
Disampaikan Kepala DPK Provinsi Bengkulu DR HM Sasdi M.pd bahwa peserta lokakarya diajari sejumlah praktik langsung seperti cara mengenali hoaks, mengamankan akun media sosial, hingga strategi membangun konten edukatif juga dipraktikkan dalam kegiatan ini.
"Melalui lokakarya ini, penyelenggara berharap Masyarakat Bengkulu Semakin cerdas dan bijak dalam menggunakan teknologi digital, sehingga mampu menjadi agen perubahan positif di tengah derasnya arus informasi. Literasi digital membantu siswa dan mahasiswa untuk mengakses sumber belajar online, berkolaborasi dalam proyek digital, dan mengembangkan keterampilan yang relevan dengan dunia kerja," sampai HM Sasdi pada acara Lokakarya yang digelar 21 Agustus 2025 di aula DPK Provinsi Bengkulu.
HM Sasdi menyampaikan bahwa Pendidikan literasi digital juga membekali individu dengan keterampilan dasar yang dapat diterapkan pada berbagai jenis teknologi, baik yang sudah ada maupun yang baru muncul.
"Ini membantu menciptakan kesetaraan digital dan meningkatkan peluang karir di masa depan. Literasi digital bukan hanya tentang kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga tentang kemampuan untuk berpikir kritis, berpartisipasi aktif dalam masyarakat, dan melindungi diri sendiri di dunia maya.
Terakhir, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, DR HM Sasdi, M. Pd dalam sambutannya menegaskan bahwa literasi digital merupakan bekal utama menghadapi perkembangan teknologi di era sekarang.
“Kemampuan literasi digital bukan hanya soal melek teknologi, tetapi juga bagaimana masyarakat mampu memilah informasi, menjaga jejak digital, dan memanfaatkan teknologi secara positif. Lalu menjadi bijak, cerdas karena keilmuan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
