Pangdam II Sriwijaya Ajak Masyarakat Jangan Menyerah Lawan Covid-19

Pangdam II Sriwijaya Ajak Masyarakat Jangan Menyerah Lawan Covid-19

  RBO >>> BENGKULU >>>  Korem 041/Gamas Provinsi Bengkulu, Rabu pagi pukul 09.00 WIB melaksanakan kegiatan dialog optimalisasi pendisiplinan protokol kesehatan menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19 di wilayah Provinsi Bengkulu. Dialog dibuka langsung oleh Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI. Irwan S.Ip secara virtual. Dalam sambutannya Mayjen berpesan, semoga dengan kegiatan ini dapat membuat masyarakat produktif dan aman dari Covid-19, "Kita jangan menyerah begitu saja dengan adanya wabah pandemi Covid-19 ini. Harapan kita penanganan Covid-19 bisa berjalan dengan baik dan optimal. Utamakan keselamatan masyarakat dalam penanganannya. Dalam pelaksanaan penanganannya juga, harus dilakukan secara ketat dan masif agar masyarakat bisa lebih disiplin. Perlu sosialisasi terus guna meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol Covid-19. Dari data pagi tadi, tercatat masih ada 168 orang di Provinsi Bengkulu. Mudah-mudahan peningkatan kasus bisa ditekan dengan kebijakan dari pemerintah, bahwa kita hidup berdampingan dengan Covid-19 sesuai adaptasi kehidupan baru. Saya berharap seluruh personel yang terlibat dalam operasi penanganan Covid-19 jangan ragu. Karena, kita sudah ada dalam undang-undang sesuai protokol penanganan bencana. Saya berharap kegiatan webinar yang sudah berbulan -bulan ini, dengan dibantu masyarakat, TNI serta semua elemen, semoga hari demi hari masyarakat bisa semakin sehat produktif, ekonomi bisa tumbuh kembali ditengah wabah pandemi Covid-19 ini," pungkas Mayjen TNI Irwan, pagi Rabu (15/7). Dalam dialog ini hadir Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Drs Teguh Suwarno, M.Si, Sekda Provinsi, Drs H. Hamka Sabri M.Si, Danlanal Letkol Laut P Yustus Nasarius Rossi, Rektor Universitas Bengkulu, Prof Dr H. Ridwan Nurazi, Ketua MUI Provinsi, Prof Dr H. Rohimin M.Ag, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, H. Herwan Antoni M.Si. Dalam pemaparannya Kapolda Bengkulu, ia menerangkan tentang pencegahan Covid-19 di Bengkulu.  Ia telah banyak melakukan berbagai kegiatan patroli, penyemprotan, hingga menyambangi lokasi kerumunan, "Pencegahan ini, kita banyak melaksanakan berbagai kegiatan. Dan untuk penanganan, kita juga banyak melaksanakan kegiatan guna ikut menangani pandemi Covid-19 ini," tegas Kapolda Irjen Pol. Drs Teguh Sarwono saat menyampaikan apa yang telah dilakukan oleh Polri dalam ikut menangani wabah pandemi Covid-19 di Provinsi Bengkulu. Sementara itu dari Danrem 041/Gamas Brigjen TNI. Yanuar Adil  menerangkan, pihaknya kewajiban dalam mempertahankan negara dari segala ancaman. Dimana ancaman ada dua. Pertama ancaman militer. Yang kedua adalah ancaman non militer. Virus Corona merupakan ancaman non militer dan ini jadi ancaman nyata. Bangsa Indonesia sedang perang melawan Covid-19. Dalam UUD 1945, seluruh warga negara wajib ikut serta dan berperan aktif seluruh komponen menghadapi perang tersebut. "Sebenarnya Kemenkes sudah menerangkan berkali-kali. Pertama, gunakan masker. Kedua, jaga jarak. Ketiga, cuci tangan. Tambahan, keempat, stay at home. Ini perlu adanya penekanan. Ajak masyarakat, ayo kita semua disiplin terapkan protokol Covid-19. Kita harus dibantu masyarakat. Untuk menumbuhkan bela negara pada masyarakat dibutuhkan kesadaran oleh kita semua," tegas Danrem Brigjen TNI. Yanuar Adil. (idn)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: