Desa Lubuk Sirih Ulu Siap Jadi Penghasil Ikan Lele

Terobosan Baru untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
RBO, MANNA - Pemerintah Desa Lubuk Sirih Ulu menciptakan terobosan sebagai desa sentral penghasil ikan lele dimasa yang akan datang. Pj Kepala Desa Lubuk Sirih Ulu, Adang Sutrisno,SE mengutarakan salah satu fungsi dana desa yang dikucurkan oleh pemerintah pusat untuk memperdayakan Sumber daya Manusia(SDM)yang berkualitas dan cerdas melihat peluang yang nantinya berdampak pada kemajuan desa. "Kita memfasilitasi kelengkapan tempat peternakan lele. Untuk seluruh masyarakat yang terbuat dari bahan terpal yang di buat oleh masyarakat, baik di depan rumah ataupun di belakng rumah untuk 125 KK," kata Adang di Kantor Desa, Rabu(29/07).
Masyarakat hanya diminta untuk mengelolanya sampai bisa dipanen. Masyarakat juga tidak perlu lagi khawatir untuk mengenai pemasaran karena Pemdes sudah menyediakan kolam di Bumdes yang siap menampung dari setiap hasil penen lele masyarakat dan akan dipasarkan.
Untuk pakan dan pembibitan, untuk tahap pertama akan sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah desa (Pemdes). Selanjutnya dari hasil panen masyarakat bisa mengelolanya sendiri karena hasilnya sudah ada untuk diputar kembali menjadi modal bahkan keuntungannya juga murni akan diberikan untuk masyarakat itu sendiri tanpa harus memberikan imbalan kepada pemerintah desa. "Kita juga akan menciptakan masyarakat yang berpikir bahwa ini adalah peluang yang besar untuk menjadi pembisnis, bahkan bisa dijadikan sebagai penopang roda perekonomian," kata Adang.
Ketua PKK Bengkulu Selatan, Nurmalen Gusnan sangat mengapresiasi apa yang menjadi trobosan pemerintah desa untuk mengerakkan masyarakat mengelola lahan yang tersedia didepan rumah. "Semoga program ini, menjadikan masyarakat mampu meningkatkan perekonomiannya, program ini akan tetap dilanjutkan dan bisa menjadi percontohan desa yang lain untuk membangkitkan jiwa dan peluang usaha," ujar Nurmalena.
Sedangkan air limbah lele tersebut, bisa juga jadikan sebagai pupuk untuk menyirami tanaman, agar tanaman tersebut tumbuh subur, itu mengurai biaya pupuk bagi masyarakat tanpa harus mengunakan pestisida. "Kita harapkan perputaran hasil panen ini bisa dilakukan setiap hari untuk memenuhi permintaan pasar sehingga Desa Lubuk Sirih Ulu nantinya mampu menjadi sentral penghasil lele terbesar di Kabupaten Bengkulu Selatan," pungkas Nurmalena.(afa)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber:
- Share:
- 1 Presiden Prabowo Dijadwalkan Tiba di Bengkulu Hari Ini, Singgah Sebelum Terbang ke Malaysia
- 2 Gubernur Helmi Undang Willie Salim Masak Akbar 100 Ribu Porsi di Depan Masjid Baitul Izzah Bengkulu
- 3 Jasa Raharja Pastikan Kesiapan Layanan Menghadapi Arus Balik Idulfitri 2025
- 4 25 Ribu Pengurus Rumah Ibadah di Bengkulu Didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan
- 5 DPRD Minta Pemprov Bengkulu Gunakan Peralatan Canggih dan Percepatan Proses Pengerukan Alur Pulau Baai
- 1 Presiden Prabowo Dijadwalkan Tiba di Bengkulu Hari Ini, Singgah Sebelum Terbang ke Malaysia
- 2 Gubernur Helmi Undang Willie Salim Masak Akbar 100 Ribu Porsi di Depan Masjid Baitul Izzah Bengkulu
- 3 Jasa Raharja Pastikan Kesiapan Layanan Menghadapi Arus Balik Idulfitri 2025
- 4 25 Ribu Pengurus Rumah Ibadah di Bengkulu Didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan
- 5 DPRD Minta Pemprov Bengkulu Gunakan Peralatan Canggih dan Percepatan Proses Pengerukan Alur Pulau Baai