SMKN 3 Kota Fasilitasi Uji Kompetensi Tata Boga PKBM Permata Hati di Kota

SMKN 3 Kota Fasilitasi Uji Kompetensi Tata Boga PKBM Permata Hati di Kota

RBO >>> BENGKULU >>>  Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Kota Bengkulu, menjadi penguji/mentor dalam uji kompetensi tata boga (memasak) bagi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Permata Hati level 2 atau setara dengan tamatan SLTA. Selain itu, pihaknya juga memfasilitasi sarana prasarana dalam uji kompetensi tersebut.

"Kegiatan ini merupakan uji kompetensi sertifikasi PKMB Muara Bintang, yang berlokasi di Lempuing. Bagi peserta yang mengikuti uji kompetensi meliputi, ujian teori tentang pengetahuan, sikap, dan praktik dalam memasak. Untuk peserta kali ini mengikuti level 2," ujar Kepala SMKN 3 Kota Bengkulu, Hj. Eva Yuliarzi, M.Pd melalui Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1, Sulasih, S.Pd kepada radarbengkuluonline.com tadi siang.

Dijelaskannya, jika para peserta ini lulus dan dinyatakan berkompeten, mereka akan mendapat sertifikat berskala Nasional menjangkau ASEAN, yang dikeluarkan langsung oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), melalui SMKN 3 Kota Bengkulu. "Walaupun sertifikat ini belum bisa menjangkau ASEAN, tapi sudah bisa digunakan setara Nasional. Memang sertifikat ini akan berguna sewaktu-waktu di tingkat ASEAN," jelasnya.

Sementara itu, Ketua PKBM Permata Hati, Rinto Siregar mengatakan, peserta yang mengikuti uji kompetensi ini sebanyak 20 orang. Sebelum uji kompetensi, para peserta sudah mengikuti pelatihan terlebih dahulu selama 20 hari. "Ini merupakan Program Kecakapan Kerja (PKK) dari Kemendikbud RI selama 200 jam. Mereka dilatih terlebih dahulu di PKBM Permata Hati, sebelum ikut uji kompetensi," ujar Rinto kepada RADAR BENGKULU kemarin.

Untuk tes memasak, para peserta menyajikan salad buah dan Vagetable Soup. Selain itu, para peserta juga tau bahan-bahan dalam membuat salad buah dan Vagetable Soup, bagaimana cara pembuatannya, menjaga kehigienisannya, dan lain-lain. "Usia peserta yang ikut ujian kompetensi, dari 15 sampai 30 tahun. Kami berharap para peserta ini dapat memberikan yang terbaik, apa yang sudah dipelajari dapat dipraktikan saat uji kompetensi. Sebab, jika lulus, sertifikatnya sangat berguna untuk melamar kerja, ataupun membuka usaha kuliner," tutupnya. (ach)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: