Lembaga Penanganan Bencana Butuh Keterpaduan

Lembaga Penanganan Bencana Butuh Keterpaduan

RBO >>>  MUKOMUKO >>>  Kapolres Mukomuko, AKBP Andy Arisandi, SH., S.IK., MH. mengatakan, butuh keterpaduan satu sama lain antar lembaga dan instansi yang terlibat langsung dalam penanganan bencana. Hal itu menjadi penting untuk menjamin pelayanan yang baik kepada masyarakat manakala terjadi bencana. Oleh sebab itulah, Polres Mukomuko, Kodim 0428/MM, Pemkab dan jajaran terkait, serta organisasi masyarakat menggelar Apel Gelar Personil dan Peralatan Kesiapan Antisipasi Bencana di Kabupaten Mukomuko, Selasa pagi (17/11) di Lapangan MTQ setempat.

"Apel hari ini adalah konsolidasi atau menyatukan. Karena mengapa, yang terlibat dalam penanganan bencana itu instansinya banyak. Oleh sebab itu butuh keterpaduan antar sesama. Itu yang pertama," jelas Kapolres.

Lanjutnya, apel ini sekaligus mengukur kekuatan. Baik itu personel maupun peralatan yang ada di instansi dan lembaga terkait. Kemudian lembaga dan instansi yang terlibat langsung dalam penanganan bencana, telah terkoordinir dengan baik. Tahu siapa berbuat apa dan melakukan apa yang saling terintegrasi.

"Makanya, apel ini bagian dari persiapan, kesiapsiagaan komponen pemerintah dalam menghadapi bencana. Agar, pelayanan kepada masyarakat ditengah bencana dapat dijalankan," demikian Kapolres.

Mukomuko  Rawan Bencana

Sementara, Plt Bupati Mukomuko, Haidir mengatakan, harus disadari kalau Mukomuko ini masuk dalam garis rawan bencana alam, khususnya gempa dan tsunami. Untuk itulah, persiapan demi persiapan dibutuhkan bagi daerah yang rawan seperti Mukomuko.

"Intinya kegiatan ini adalah persiapan pemerintah. Kita tidak mengharapkan terjadi bencana. Tapi, apabila bencana terjadi, pemerintah sudah siap, peralatan siap diterjukan, personelnya juga sudah siap, itu info dari Apel ini," terang Plt Bupati yang memimpin langsung apel tersebut.

Kegiatan apel ini diikuti oleh Polres Mukomuko, Kodim 0428/MM, BPBD, Satpol-PP dan Damkar, Perhubungan, Dinas Kesehatan, PMI dan KPS-SM. (sam)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: