Harga Sawit Tetap, Upah Melipat Surat Suara Naik

Harga Sawit Tetap, Upah Melipat Surat Suara Naik

RBO >>> MUKOMUKO >>>  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko telah memulai pelipatan surat suara untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mukomuko, pada Senin (30/11).

Lokasi pelipatan surat suara ini, bertempat di Gudang KPU Mukomuko, beralamat di Desa Ujung Padang, Kecamatan Kota Mukomuko. KPU Mukomuko menyediakan tenda di depan gudang agar dalam proses melipat surat suara bisa menerapkan protokol kesehatan.

Sebanyak 30 warga dilibatkan dalam proses melipat surat suara ini. 30 orang tersebut, berasal dari tiga kelompok Organisasi Masyarakat (Ormas).

"Petugas pelipat surat suara memang kami batasi, cuma 30 orang. Ini agar kami bisa memberlakukan protokol kesehatan dalam proses pelipatan surat suara. Jarak petugas kami atur. Mereka wajib mengenakan masker dll," ujar Ketua KPU Mukomuko, Irsyad ketika dikonfirmasi radarbengkuluonline.com tadi siang.

Untuk upah, kabar baik bagi petugas pelipat surat suara. Sebab, nominal upah per lembarnya naik dari yang direncanakan sebelumnya. Pada awalnya, KPU Mukomuko merencanakan upah melipat surat suara Pilbup sebesar Rp 70 per lembar, beruntung, pada akhirnya diputuskan upah melipat surat suara Pilbup sebesar Rp 100 per lembar, dan untuk surat suara Pilgub upahnya sebesar Rp 150 per lembar.

"Sumber dana untuk upah melipat surat suara Pilgub, dari KPU Provinsi Bengkulu," terang Irsyad. Selanjutnya, KPU Mukomuko menargetkan pelipatan surat suara ini tuntas dalam dua hari. Estimasi KPU, dengan jumlah petugas pelipat 30 orang itu, target dua hari itu bisa tercapai. "Teknik melipatnya tidak terlampau ribet. Karena untuk Pilbup hanya dua Paslon, dan Pilgub tiga Paslon," demikian Irsyad.

Kabar lain di Mukomuko pada Senin (30/11) diketahui harga sawit di daerah ini tetap. Meski tidak ada kenaikan, harga sawit di Kabupaten Mukomuko masih berada di tren positif.

Kasi Kemitraan dan Perizinan, Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Sudiyanto mengatakan, seluruh pabrik CPO di daerah ini membeli sawit masyarakat di atas Rp 1.700 per kg. "Bahkan satu pabrik membeli sawit dengan harga Rp 1.800 per kg," sebutnya.

Adapun harga sawit di Mukomuko, PT. SAPTA Rp 1.730, PT. KSM Rp 1.710, PT. MMIL Rp 1.710, PT. SSS Rp 1.700, PT. SAP Rp 1.700, PT. KAS Rp 1.710, PT. DDP Rp 1.730, PT. USM Rp 1.800, PT. BMK Rp 1.770, dan PT. GSS Rp 1.750. (sam)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: