Kualitas Jangan Diragukan di Irama Gitar Bengkulu

Kualitas Jangan Diragukan di Irama Gitar Bengkulu

RBO >>> BENGKULU >>>  Toko Irama Gitar yang terletak di Jl. Jendral Sudirman No. 37 B, Bengkulu menjual berbagai merek gitar dan peralatan musik. Tak heran, toko yang berdiri sejak tahun 2000 silam itu, banyak dikunjungi masyrakat. Terutama pecinta musik.

“Usaha ini berdiri karena berawal orang tua hingga saya hobi musik, sehingga orang tua mendirikan toko Irama Gitar,”  ujar Bambang (34)  saat ditemui radarbengkuluonline.com di toko miliknya  Sabtu (20/2).

Gitar yang dijual, lanjutnya,  sangat beragam. Mulai dari gitar akustik, gitar listrik, gitar klasik dan instumen musik tersedia di toko ini. ''Sebenarnya untuk jenis gitar sendiri banyak sekali. Namun di Irama Gitar hanya menyediakan gitar yang memang banyak digrandrungi pemusik.

“Gitar ukulele hingga gitar tiga per empat memang kami tidak menyediakan. Sebab di Bengkulu ini gitar yang banyak peminat itu adalah  jenis gitar akustik, listrik dan klasik.”

Pemasokan gitar didatangkan langsung dari distibutor resmi yang ada di Jakarta dalam rentan kurung waktu satu hingga 2 minggu. Namun dimasa pandemi ini, waktu yang biasanya hanya satu hingga dua minggu pengiriman, akan tetapi pengiriman dari Jakarta bisa berbulan.

Selain itu, untuk harga yang ditaksir di toko Irma Gitar ini mulai dari kisaran Rp 900.000.00 hingga jenis gitar akustik mencapai Rp 2.000.000. Sedangkan untuk harga gitar eletrik sendiri ditaksir mulai dari Rp  2. 600.000 - Rp  3.600.000. Harga yang fantastis, namun kualitas gitar yang dijual tidak diragukan. Sedangkan omset yang didapat perbulan bisa mencapai puluhan juta.

“Keunggulan dari gitar-gitar tersebut memang dari bahan baku sudah standar, namun bahan baku jenis kayu yang digunakan ialah jenis kayu soliout, mahogani,meto. Sedangkan omset yang didapat mencapai delapan puluh juta hingga sembilan 90 juta rupiah.”

Pilihan bahan yang berstandar  akan membuat kualitas gitar tersebut bagus dan daya tahan gitar juga awet. Bambang sendiri dalam membuka usaha tidak mau asal-asalan. Ia ingin  agar siapa pun yang membeli gitar di toko tersebut juga puas dengan kualitas gitar tersebut. Konsumen dari toko tersebut memang dari berbagai kalangan hingga pencinta musik.

“Akhir-akhir ini yang menggandrungi gitar tidak  hanya dari pencinta musik, namun ada yang baru belajar, kafe-kafe, hotel hingga instansi pemerintah juga ikut berlangganan. ” ( MG-4)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: