Perubahan APBD Kepahiang Tahun 2022 Disorot DPRD

Perubahan APBD Kepahiang  Tahun 2022 Disorot DPRD

Logo Kepahiang--

 

Terutama Pengadaan Mobil Kendaraan Dinas

 

KEPAHIANG, RADARBENGKULU.DISWAY.ID - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepahiang menyoroti perubahan anggaran yang tidak sesuai. Setelah melaksanakan Paripurna KUPA dan PPAS APBD Perubahan, seluruh anggaran yang tidak sesuai dan dirasa tidak wajar, akan dicoret oleh tim Banggar DPRD Kepahiang. 

BACA JUGA:Perusahaan Batu Bara di Bengkulu Utara Didenda Ratusan Juta

Menurut Windra Purnawan, Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang, dari 28 OPD yang mendapat kucuran dana tambahan di APBD Perubahan, pihaknya memang akan memilah peruntukan anggaran tersebut. 

BACA JUGA:Ini Dia Data dan Fakta Unik Nama-Nama Kelurahan di Kota Bengkulu (33)

Salah satu anggaran yang disoroti oleh DPRD Kepahiang, terkait dengan pengadaan mobil dinas (Mobnas) di Bagian Umum Sekretariat Daerah, yang anggarannya mencapai Rp 5 miliar. 

BACA JUGA:Gusnan Mulyadi: BUMN,BUMD Bantulah Program Pemerintah

"Ada pengadaan mobil dinas. Kalau tidak salah 3 unit minibus jenis Avanza untuk KPU Kepahiang. Nah, dananya Rp 5 miliar. Jadi selain mobnas KPU, dananya kemana lagi. Kita harus prioritaskan yang paling penting," ujarnya.

 

Dalam rangka memastikan anggaran APBD-P tidak menyimpang dengan kebutuhan yang ada pada saat ini, maka seluruh anggaran yang kemudian dirasa tidak penting, maka dipastikan akan dibahas dan dikaji oleh DPRD Kepahiang. Total RAPBD Perubahan tahun anggaran 2022 sebesar Rp 796,07 Miliar. "Jadi dana ini cukup besar ini patut  dilakukan pengawasan dan pemantauan sebagai mana peruntukannya," tuturnya.

 

Seperti diketahui, ada 6 OPD yang mengalami penurunan atau berkurang anggarannya di APBD perubahan 2022. Diantaranya:

 

1. Satpol PP dan PBK Rp 6,5 miliar berkurang sebesar Rp 235 juta.

 

2. Sekretariat Daerah Rp 20,6 miliar berkurang sebesar Rp 48 juta.

 

3. Badan Keuangan Daerah Rp 155,1 miliar berkurang sebesar Rp 15,3 miliar.

 

4. BKDPSDM Rp 3,6 miliar berkurang sebesar Rp 9,2 miliar.

 

5. Kecamatan Tebat Karai Rp 2,1 miliar berkurang sebesar Rp 153 juta

 

6. Kecamatan Ujan Mas Rp 2,3 berkurang sebesar Rp 232 juta.(crv)

Sumber: