Mesin Roasting Kopi Kepahiang Menuju TTG Nasional

 Mesin   Roasting Kopi Kepahiang Menuju TTG Nasional

Windra Purnawan, SP didampingi anggota Bambang Asnadi, menerima kunjungan pelaku inovasi Mesin Roasting Kopi Syaifudin Zuhri-Ruvi-

 

 

KEPAHIANG, RADARBENGKULUONLINE.COM -  Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Nasional akan diselenggarakan pada bulan Oktober 2022 di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Dimana sebelumnya mesin tersebut menjadi produk unggulan dan berhasil menjuarai Lomba Inovasi TTG Tingkat Provinsi Bengkulu. 

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepahiang, Windra Purnawan, SP didampingi anggota Bambang Asnadi, menerima kunjungan pelaku inovasi Mesin Roasting Kopi Syaifudin Zuhri yang berasal dari POSYANTEKDes TAPTek Mandiri Desa Taba Air Pauh, Kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang. 

Dalam kunjunganya tersebut mereka mendemokan mesin roasting kopi ciptaanya sekaligus meminta dukungan DPRD Kabupaten Kepahiang.

BACA JUGA:Jembatan Gantung Gembung Raya Putus

Syaifudin, menjelaskan, mesin roasting kopi standar super efisien itu, memiliki kapasitas 1 Kg Greenbean dengan drum yang terbuat dari stenlis 304 bervolume 4,8 lt. Dengan hanya memiliki bobot 37 Kg juga merupakan mesin yang ramah lingkungan. Karena daya pengoperasiannya menggunakan tenaga listrik sebesar 2000 Watt. 

Diakuinya, mesin yang ekonomis dan efisien ini mampu meroasting kopi dengan hasil yang baik pada tingkat kematangan yang tepat. Berdasarkan hasil kopi olahan mesin roasting tersebut, anggota DPRD Bambang Asnadi mengakui dengan biaya produksi yang ekonomis namun kualitas kopi yang dihasilkan sangat baik.

BACA JUGA:Ini Dia Data dan Fakta Unik Nama-Nama Kelurahan di Kota Bengkulu (67-Habis)

“Kopi yang dihasilkan sangat baik, melalui kapasitas dan kecepatan mesin yang tepat sangat berpotensi bagi Kabupaten Kepahiang, mengingat biaya produksi kopi olahan melalui alat ini relatif lebih murah karena menggunakan tenaga listrik,” kata Bambang Asnadi. 

Sementara itu, Windra Purnawan, SP menyatakan, ia akan mendukung penuh dan berharap mesin ini dapat menjadi inovasi unggulan Kabupaten Kepahiang serta menjuarai ajang TTG di Tingkat Nasional.

Berteknologi cukup baik dengan biaya yang relatif murah diharapkan nantinya dapat diproduksi secara masal agar dapat digunakan oleh masyarakat Kabupaten Kepahiang. Bahkan nasional.

"Oleh sebab itu kita meminta dukungan semua pihak, baik moral maupun materi dalam pengembangan mesin roasting ini. Terutama dalam mengikuti ajang TTG di Tingkat Nasional yang akan datang,” ujarnya.

Ia mendorong agar mesin tersebut dapat memiliki hak paten. Supaya, dapat dipasarkan atau dikomersilkan. Kemudian dapat menjadi income bagi Bumdes Desa Taba Air Pauh, sekaligus menunjang kualitas produksi kopi demi mendorong peningkatan ekonomi masyarakat Kepahiang. Mengimbau petani kopi Kepahiang agar selalu dapat menghasilkan produk kopi yang baik.

Selanjutnya melalui Disperdagkop dan UKM Kabupaten Kepahiang diharapkan dapat membantu produk kopi Kepahiang menjangkau pasar yang lebih luas. Seperti halnya pasar tradisional dan swalayan, baik di Kepahiang, luar daerah, bahkan mancanegara.

Oleh sebab itu dia berharap agar semua pihak, khususnya Pemerintah Daerah secara utuh, tidak hanya DPRD, namun juga Bupati beserta jajarannya dapat berkomitmen membantu dan mendukung upaya tersebut.

 

Sumber: