Keluhan Warga Soal Jalan Hibrida Langsung Direspon Walikota

Walikota sedang memberikan sambutan-Putra/Ist-
Janji Perbaiki Jalan Hibrida Segera
BENGKULU, RADARBENGKULUONLINE.COM - Lagi - lagi jalan Hibrida Kota Bengkulu menjadi pembicangan masyarakat Kota Bengkulu. Ini lantaran genangan air hujan yang menyebabkan kecelakaan dan mengganggu lalu lintas.
Kritik sejumlah masyarakat Kota Bengkulu yang melakukan aksi memancing di jalan rusak ruas Jalan Hibrida, Kelurahan Sidomulyo, direspon Walikota Bengkulu Helmi Hasan, Rabu (14/12/2022).
Ia pun menyampaikan terima kasih atas kritik yang membangun sehingga pemerintah kota langsung merespon dengan berjanji akan memperbaikinya sepekan kedepan.
"Memang jalan itu sudah diserahkan Gubernur ke Pemkot Bengkulu. Kami berterimakasih atas masukan dan kritikannya. In shaa Allah segera kami tindaklanjuti," kata Walikota Bengkulu.
Helmi pun mengatakan, kritik yang disampaikan ini merupakan kontrol sosial masyarakat atas kinerja pemerintah, sehingga perlu segera direspon.
"Dalam sepekan kedepan, jalan Hibrida akan kami perbaiki, dan kami terima kasih, masyarakat Kota Bengkulu sudah memperhatikan dan mendorong pemerintah untuk berbuat yang terbaik," terang Walikota.
Respon tersebut dibuktikan dengan langsung menurunkan tim dari Dinas PUPR Kota Bengkulu didampingi Anggota DPRD Kota Bengkulu Teuku Zulkarnain, Rabu sore. Teuku menyampaikan, langkah itu sebagai tindaklanjut dan kepedulian dewan akan sikap kritis masyarakat. Ia pun setuju jika jalan Hibrida harus dibangun secepatnya agar masyarakat merasakan kehadiran pemerintah akan pemenuhan infrastruktur perkotaan.
Aksi protes yang dilakukan warga Kota Bengkulu ini, disampaikan Tomi Agustin selaku koordinator aksi sebagai bentuk kekesalan dan kekecewaan. Dikarenakan semenjak dihibahkan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu, jalan tersebut tidak kunjung diperbaiki.
Padahal, lanjutnya, kerusakan jalan sudah banyak membahayakan pengguna jalan hingga memakan korban, khususnya pengendara sepeda motor roda dua.
BACA JUGA:Inilah Titik Lokasi Pemasangan Kamera ETLE di Kota Bengkulu
"Kerusakan jalan dengan kondisi berlubang ini acap kali membahayakan pengendara motor roda dua, sehingga menyebabkan kecelakaan," kata Tomi.
Lanjut Tomi, beberapa media sosial Pemerintah Kota Bengkulu juga selalu memberikan narasi bahwasanya terkait perbaikan jalan Hibrida tersebut belum dapat dianggarkan, akan tetapi masyarakat hanya butuh bukti.
"Masyarakat tidak tau masalah anggaran ada ataupun tidak ada, tetapi yang diketahui jalan sudah lama rusak dan telah lama tidak dilakukan perbaikan," sampainya.
BACA JUGA:Aset Kepahiang Senilai Rp 4 Miliar Akan Dimusnahkan
Tomi menegaskan, masyarakat tidak perlu tau rumitnya birokrasi dan administrasi pemerintahan, yang diharapkan kedepanya bagaimana masyarakat dan pengguna jalan bisa mendapatkan jalan yang layak.
"Harapan kedepanya masyarakat dan pengguna jalan bisa merasakan jalan yang layak dan mulus," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: