Kakan Kemenag Prihatin dengan Kasus Bunuh Diri di Seluma

Kakan Kemenag Prihatin  dengan Kasus Bunuh Diri di Seluma

Kepala Kemenag Seluma, H. Heriansyah S. Ag. MH -Wawan-

SELUMA, RADARBENGKULU.DISWAY.ID- Kasus bunuh diri di Kabupaten Seluma tergolong tinggi. Dalam kurun 3 bulan terakhir, setidaknya tercatat sudah ada 5 kasus bunuh diri.

BACA JUGA:Perawat Ketiduran, Pasien ODGJ Berkelahi Hingga Tewas

 

 

 

Sementara di tahun 2022 lalu, tercatat ada 14 kasus bunuh diri yang terdiri dari ASN, pelajar, usia remaja dan usia dewasa. Penyebabnya, mulai dari depresi, asmara, dan ekonomi.

BACA JUGA:Solusi Banjir Kota Bengkulu, Keruk Alur Sungai dan Pembuatan Kolam Retensi Suatu Keharusan

 

 

 

Modusnya, minum racun rumput, hingga gantung diri menggunakan tali, nilon dan kabel di lokasi rumah atau tempat tinggalnya. 

BACA JUGA:Buka Akses 5 Kecamatan, Kementerian PUPR Kucurkan Dana 60 M Bangun Jalan Matai - Palak Siring Kedurang

 

 

 

Kepala Kemenag Seluma, Heriansyah MH mengaku prihatin dengan tingginya angka kasus bunuh diri keluarga di Seluma ini. 

BACA JUGA:Bupati Seluma Usulkan Langsung Bantuan Rumah Sejahtera Terpadu ke Pusat

 

 

 

" Sangat prihatin. Peran orang tua, keluarga dan orang dekat sangat penting. Karena dari segi agama, bunuh diri sangat dilarang," sampai Heriansyah kepada RADAR BENGKULU kemarin. 

BACA JUGA:Sanksi Menanti Perusahaan Tak Bayar THR Pekerja, Laporkan ke Disnakertrans

 

 

 

Menurutnya, perilaku bunuh diri lebih disebabkan dari interaksi dari faktor biologis,  genetik, psikologis,sosial dan ekonomi maupun lingkungan. 

BACA JUGA:Rivan A. Purwantono: Jasa Raharja Ambil Peran Aktif dalam Penanganan Mudik Lebaran 2023

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: