Tradisi Silaturahmi Idul Fitri: Menguatkan Kebersamaan di Hari Kemenangan

Tradisi Silaturahmi Idul Fitri, Menguatkan Kebersamaan di Hari Kemenangan-Windi Junius-radarbengkulu
BACA JUGA:Open House, Wagub Mian Pantau Distribusi BBM via Video Call, Cegah Panic Buying
Tak hanya masyarakat umum, tradisi open house juga tetap berlangsung di berbagai tingkatan. Pejabat daerah, tokoh masyarakat, hingga pemuka agama membuka pintu rumah mereka bagi siapa saja yang ingin bersilaturahmi.
"Momentum Lebaran ini adalah saat yang tepat untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Kami ingin berbagi kebahagiaan bersama warga Bengkulu," kata Plt Direktur Utama Bank Bengkulu ini.
BACA JUGA:Diperkenalkan Pendiri Nahdlatul Ulama, Ini Tema Halal Bihalal di Sekolah yang Berkesan
Open house juga menjadi ajang berbagi. Dimana makanan khas Lebaran seperti ketupat, opor ayam, dan rendang tersaji untuk para tamu. Tradisi ini semakin memperkuat rasa persaudaraan dan menegaskan bahwa Idul Fitri adalah momen kebersamaan tanpa sekat.
Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan. Tetapi, juga refleksi diri dan memperkuat hubungan sosial. Dari tradisi halal bihalal hingga mudik dan open house, semua ini menjadi pengingat bahwa silaturahmi adalah nilai luhur yang harus dijaga.
BACA JUGA:Mohon Maaf Lahir dan Batin, Bupati Bengkulu Utara Shalat Idul Fitri di Halaman Balai Daerah
"Mari kita jadikan Idul Fitri ini sebagai momentum untuk lebih mempererat persaudaraan, saling memaafkan, dan membangun kebersamaan yang lebih kuat," tutur Iswahyudi.
Di tengah dinamika zaman, tradisi silaturahmi saat Idul Fitri tetap lestari, menjadi simbol bahwa kebersamaan dan persaudaraan adalah kekuatan yang tak tergantikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: