Rumah Tahanan Kelas II B Bengkulu Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Rumah Tahanan  Kelas II B Bengkulu Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Rumah Tahanan Kelas II B Bengkulu Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Gratis-Riski/MC-Radar Bengkulu

radarbengkuluonline.id - Kamis 9 Oktober 2025, Rutan Kelas IIB Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan pegawai dengan menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi petugas serta masyarakat pengunjung.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Medis Rutan Bengkulu bekerja sama dengan dokter CPNS Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Bengkulu, dr. Reni Wahyu Novianti.

BACA JUGA:Program Makan Bergizi Gratis Diharap Jadi Gerakan Kolektif Wujudkan Generasi Sehat Bengkulu

 

Kepala Rutan Bengkulu Yulian Fernando menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Rutan untuk mewujudkan lingkungan kerja yang sehat serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang datang berkunjung.

“Kesehatan adalah modal utama dalam memberikan pelayanan terbaik. Kami ingin memastikan seluruh petugas dalam kondisi prima, sekaligus memberikan perhatian kepada para pengunjung yang juga merupakan bagian dari keluarga besar Rutan Bengkulu,” ujar Yulian.

BACA JUGA:Tiga Perkara Yang Meredakan Adzab Allah SWT

 

Pemeriksaan kesehatan yang digelar meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, serta kolesterol. Selain pemeriksaan dasar, masyarakat juga diberikan edukasi singkat mengenai pentingnya menjaga pola makan seimbang, berolahraga secara teratur, dan menghindari stres berlebihan.

Tim medis juga memberikan konsultasi pribadi bagi pengunjung yang memiliki keluhan kesehatan tertentu.

BACA JUGA: Kasus Korupsi di PDAM Kota Bengkulu Rugikan Negara Rp 8 Miliar, 3 Pejabat Jadi Tsk

 

Dokter CPNS Kanwil Ditjenpas Bengkulu, dr. Reni Wahyu Novianti, yang turut memimpin jalannya kegiatan, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan rutin seperti ini sangat penting, terutama bagi petugas pemasyarakatan yang memiliki tingkat stres dan beban kerja tinggi.

“Petugas di lapangan sering kali mengabaikan kondisi kesehatan karena padatnya aktivitas. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan bahwa kesehatan harus menjadi prioritas agar pelayanan terhadap warga binaan tetap optimal,” ungkap dr. Reni.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: