Gubernur Bengkulu Salurkan 102 Kontainer dan 2 Truk Sampah ke Daerah

 Gubernur Bengkulu Salurkan 102 Kontainer dan 2 Truk Sampah ke Daerah

Gubernur Bengkulu Salurkan 102 Kontainer dan 2 Truk Sampah ke Daerah-Windi Junius-Radar Bengkulu

radarbengkuluonline.id  — Upaya Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk memperkuat tata kelola lingkungan dan meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya kebersihan kembali mendapat perhatian.

Senin siang, 27 Oktober 2025, di Balai Kota Merah Putih, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyerahkan sebanyak 102 unit bak arm roll (kontainer sampah) dan 2 unit kendaraan arm roll (truk sampah) kepada pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.

BACA JUGA:Terkait PAW Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi Persoalkan Legalitas Penandatanganan Surat DPD Golkar

 

Acara penyerahan yang berlangsung sederhana namun sarat makna itu dihadiri para bupati dan walikota penerima bantuan, pejabat Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bengkulu, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pelajar. 

Suasana di halaman Balai Kota Merah Putih tampak hidup ketika deretan kontainer warna biru dan truk arm roll berjejer rapi, menjadi simbol semangat baru untuk menata kebersihan lingkungan di bumi Rafflesia.

BACA JUGA:Dugaan Suap Rekrutmen Karyawan, Dirut PDAM dan Dua Broker Ditahan

 

Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa menjaga kebersihan bukan semata urusan teknis, tetapi merupakan bagian dari keimanan dan identitas moral masyarakat Bengkulu yang religius. 

Ia mengingatkan bahwa nilai religiusitas yang selama ini dijunjung tinggi warga Bengkulu semestinya tercermin pula dalam perilaku menjaga lingkungan.

BACA JUGA:Target 2028, Jalan Provinsi Bengkulu Mulus Tanpa Lubang


Gubernur Bengkulu menaiki dan mencoba truk sampah yang akan diserahkan ke daerah-Windi Junius-Radar Bengkulu

“Saya selalu menegaskan bahwa Bengkulu yang religius harus dimulai dari Bengkulu yang bersih. Tidak mungkin kita berbicara tentang keimanan dan ketakwaan jika lingkungan kita masih kotor, sungai penuh sampah, atau halaman rumah dibiarkan kumuh tanpa kepedulian,” ujar Helmi.

Lebih lanjut Helmi  menekankan bahwa kebersihan adalah cermin keimanan. Sementara keindahan lingkungan adalah wajah kepribadian masyarakat. Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya berhenti pada seremonial penyerahan, melainkan menjadi langkah nyata dalam membangun budaya bersih di seluruh lapisan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: