Pelestarian Benteng Marlborough Dapat Pujian dari Menteri Kebudayaan

Pelestarian Benteng Marlborough Dapat Pujian dari Menteri Kebudayaan

Pelestarian Benteng Marlborough Dapat Pujian dari Menteri Kebudayaan-Riski/MC-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id  - ​Kunjungan kerja Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon  ke Kota Bengkulu pada Rabu (25/2/2026) menjadi momen penting bagi upaya pelestarian budaya lokal.

Di dampingi  Walikota Bengkulu, Dr Dedy Wahyudi BZ SE MM, sang Menteri menyempatkan diri menyisir setiap sudut ruangan dan melihat berbagai dokumentasi sejarah di dalam benteng peninggalan kolonial Inggris tersebut.

BACA JUGA:Fadli Zon Akhiri Kunjungan Kerja di Bengkulu, Misi Budaya Tuntas

 

Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya memperkuat perhatian pusat terhadap aset daerah yang memiliki nilai historis luar biasa.


Dalam kesempatan tersebut, Fadli Zon memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen pemerintah daerah dalam merawat situs bersejarah ini. Beliau menyampaikan:

BACA JUGA:Walikota Bengkulu Tindak Tegas Juru Parkir Nakal


“Saya sangat mengapresiasi pemerintah Kota Bengkulu dalam menjaga dan merawat warisan budaya sebagai aset daerah yang memiliki nilai historis tinggi,” ujarnya.


Tak hanya soal bangunan fisik, Menteri Kebudayaan juga terkesan dengan warisan budaya tak benda khas Bengkulu. Yaitu kuliner Pendap. Ia bahkan mencicipi dan membahas proses pembuatannya, serta menilai bahwa makanan tradisional tersebut layak masuk sebagai bagian dari warisan nasional. Baginya, aktivasi ruang budaya seperti di benteng ini harus terus didorong agar bisa berdampak positif pada ekonomi masyarakat sekitar.


Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi menyambut baik visi tersebut dan menegaskan bahwa Benteng Marlborough adalah simbol sejarah sekaligus pusat edukasi yang potensial. Pemerintah Kota siap bersinergi dengan pemerintah pusat melalui program konservasi dan restorasi agar kawasan cagar budaya ini semakin tertata dan menarik bagi para wisatawan mancanegara maupun lokal.


​Mengenai visi besar pariwisata daerah, Dedy Wahyudi menyampaikan:
“Kita ingin menjadikan Bengkulu sebagai destinasi wisata budaya, wisata sejarah, sekaligus wisata kuliner. Kekayaan budaya kita harus terus diangkat dan diperkenalkan secara luas,” katanya.


Kunjungan yang ditutup dengan suasana penuh keakraban ini juga dihadiri oleh Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni  serta unsur Forkopimda. Melalui tinjauan langsung ke beberapa titik seperti Rumah Pengasingan Bung Karno dan Masjid Jamik, pemerintah pusat berharap strategi promosi wisata sejarah Bengkulu bisa semakin kuat ke depannya. 

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: