Sekolah Garuda Rejang Lebong Siap Cetak Generasi Unggul Tahun 2027
Sekolah Garuda Rejang Lebong Siap Cetak Generasi Unggul 2027-Riski/MC-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id, Curup - ​Kabar gembira datang untuk dunia pendidikan di Provinsi Bengkulu, khususnya bagi warga Kabupaten Rejang Lebong.
Dalam kegiatan Safari Subuh di Masjid Baiturrahman, Desa Sambirejo, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan bahwa Rejang Lebong terpilih menjadi salah satu lokasi pembangunan Sekolah Garuda. Sekolah SMA unggulan berasrama ini merupakan inisiatif dari Presiden Prabowo Subianto yang hanya dibangun di dua daerah terpilih di seluruh Sumatera.
BACA JUGA:Warga Rejang Lebong Bersyukur, Gubernur Bengkulu Realisasikan Jalan Mulus
​Proyek prestisius ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat yang ditargetkan mulai dibangun pada tahun 2026 mendatang.
Pemerintah menargetkan sekolah ini sudah bisa beroperasi pada tahun 2027 dengan misi utama mencetak generasi muda yang kompetitif menuju Indonesia Emas 2045. Kehadiran sekolah unggulan ini diharapkan menjadi katalisator bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
BACA JUGA:Safari Ramadan, Gubernur Bengkulu Bawa Kabar Gembira untuk Warga Kepahiang
​"Di Sumatera, hanya dua daerah dipercaya. Salah satunya Rejang Lebong. Sekolah bagian Program Hasil Terbaik Cepat ini ditargetkan mulai dibangun 2026 dan beroperasi 2027 untuk mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045," ujar Helmi Hasan.
​Selain fokus pada pembangunan fisik sekolah, komitmen terhadap dunia pendidikan juga diperkuat melalui program beasiswa kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi senilai Rp 6 miliar.
Sinergi ini juga mencakup bidang lainnya seperti pembangunan jalan hingga ke pelosok, penyediaan ambulan gratis di tiap kecamatan, hingga perluasan program cetak sawah baru seluas 604 hektare di Tanjung Gelang.
​Bupati Rejang Lebong, Fikri Thobari, mengapresiasi berbagai program pemerintah provinsi yang kini mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Kegiatan Safari Subuh ini pun menjadi ruang silaturahmi yang efektif antara pejabat dan warga untuk berdialog mengenai pembangunan daerah. Di akhir arahannya, Gubernur juga mengajak warga untuk tetap peduli sesama, terutama dalam memastikan kebutuhan dasar anak yatim dan akses listrik bagi tetangga sekitar terpenuhi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
