Pemprov Bengkulu Dukung Peluncuran Wakaf Uang Digital

Pemprov Bengkulu Dukung Peluncuran Wakaf Uang Digital

Pemprov Bengkulu Dukung Peluncuran Wakaf Uang Digital-Riski/MC-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id - ​Pemerintah Provinsi Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di daerah.

Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Asisten III Sekretariat Daerah Nandar Munadi, dalam acara peluncuran Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS-PWU) dan program Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) di Bank Fadhilah.

BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Luncurkan Inovasi Wakaf Uang Lewat Bank Fadhilah

 

Inovasi ini dirancang agar dana pokok wakaf dari masyarakat tetap terjaga dengan aman dalam bentuk deposito syariah. Sementara imbal hasilnya bisa langsung dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial dan pendidikan.


​Program CWLD ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menjadikan wakaf produktif sebagai motor penggerak ekonomi yang inklusif di Bengkulu. Dengan skema ini, masyarakat tidak perlu khawatir dana yang mereka wakafkan akan hilang, karena dikelola secara profesional oleh perbankan syariah yang memiliki izin resmi.

BACA JUGA:Hasil Kesepakatan Bersama, Segini Besaran Zakat Fitrah untuk Warga Kota Bengkulu

 

Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama agar manfaat ekonomi ini bisa dirasakan secara berkelanjutan.


​"Saya berharap sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan syariah, dunia usaha, serta masyarakat terus diperkuat, sehingga wakaf produktif dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan," ujar Nandar Munadi.


​Direktur Utama Bank Fadhilah, Dendy Prasetya, juga menambahkan bahwa produk CWLD bukan sekadar layanan perbankan biasa, melainkan sebuah inovasi sosial yang mendorong pertumbuhan sektor keuangan, sekaligus memberi dampak nyata bagi kesejahteraan warga.

Kehadiran instrumen ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam menunaikan ibadah wakaf dengan cara yang lebih modern dan transparan.


​"Produk CWLD ini tidak hanya mendorong pertumbuhan sektor keuangan, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat," kata Dendy.


​Sebagai bukti nyata dari pemanfaatan imbal hasil wakaf tersebut, acara ini juga dibarengi dengan penyaluran bantuan berupa Al-Qur'an braille kepada para penyandang tunanetra. Kegiatan yang ditutup dengan sesi foto bersama dan buka puasa ini menjadi simbol bahwa ekonomi syariah di Bengkulu sedang bergerak ke arah yang lebih peduli dan berdampak luas bagi sesama. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: