Pemkot Bengkulu Tekankan Pelayanan Publik Tanpa Kenal Hari Libur, Terapkan Konsep Kerja 25 Jam

Pemkot Bengkulu Tekankan Pelayanan Publik Tanpa Kenal Hari Libur, Terapkan Konsep Kerja 25 Jam

​Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah-Riski/MC-Radar Bengkulu


radarbengkuluonline.id - ​Pemerintah Kota Bengkulu kembali mempertegas komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui standar etos kerja yang tinggi.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Medy Pebriansyah memberikan penekanan khusus kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemkot agar selalu siap sedia kapan pun dibutuhkan. Hal ini disampaikan di tengah proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk mengisi 11 posisi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang sedang berlangsung.

BACA JUGA:Ratusan Guru IGABA dan Forum Kepala TK Aisyiyah Kota Bengkulu Turun ke Jalan Bagi-Bagi Takjil


​Dalam arahannya, Medy memperkenalkan filosofi kerja yang cukup unik, yakni prinsip "tidak ada tanggal merah" bagi urusan pelayanan warga. Istilah ini merujuk pada komitmen bahwa seluruh jajaran pemerintahan harus menganggap setiap hari di kalender berwarna hitam, yang artinya tidak ada hari libur jika menyangkut kepentingan rakyat.

Strategi ini diambil untuk memastikan birokrasi di Kota Bengkulu tetap dinamis, cepat, dan responsif terhadap segala keluhan yang muncul.


​“Pelayanan kepada warga Kota Bengkulu tidak mengenal waktu. Kita harus menanamkan dalam pikiran bahwa setiap hari adalah hari kerja untuk memberikan solusi bagi masalah rakyat,” ujar Medy saat memberikan arahan kepada para calon pejabat.


Tak berhenti di situ, Medy juga memperkenalkan konsep sistem kerja "25 jam". Angka ini merupakan sebuah kiasan untuk menggambarkan tingkat kesiapsiagaan yang melebihi standar waktu normal 24 jam. Dengan etos kerja seperti ini, para pejabat dituntut untuk selalu standby dan responsif, baik melalui koordinasi langsung maupun digital. Hal ini dilakukan agar setiap kebutuhan masyarakat dapat segera teratasi tanpa harus menunggu hari kerja berikutnya atau terjebak dalam kaku-nya jam formal kantor.


Peringatan khusus juga diberikan kepada para peserta lelang jabatan, terutama bagi mereka yang berasal dari luar instansi Pemkot Bengkulu, agar tidak terkejut dengan ritme kerja yang sangat cepat ini.

Saat ini, Pemkot Bengkulu memang sedang melakukan penyegaran birokrasi besar-besaran, termasuk pelantikan puluhan pejabat baru. Tujuannya jelas, yakni memastikan mesin pemerintahan berjalan optimal demi mewujudkan visi besar menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh warga Kota Bengkulu.



Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: