Dinas Perdagangan Bengkulu Selatan Ingin Pasar Kedurang Direhab
Kepala Dinas Perdagangan Bengkulu Selatan, Dwi Priandona, ST. MM-Fahmi-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id, Manna - Dinas Perdagangan Bengkulu Selatan rencananya dalam tahun 2026 ini ingin pasar yang berada di Kecamatan Kedurang Ulu bisa direhab , sehingga seluruh pedagang yang ada bisa masuk ke dalam lokasi pasar tersebut. Tidak berjualan di luar yang bisa mengganggu aktivitas yang lainnya.
Kepala Dinas Perdagangan Bengkulu Selatan Dwi Priandona, ST. MM menyampaikan bahwa untuk rencana rehab ini bukanlah rencana semata, pihaknya sudah pernah melakukan survei terhadap lokasi pasar tersebut.
BACA JUGA:Kajari Bengkulu Selatan Lantik Kasi Tindak Pidana Khusus, Ini Harapannya
Apa yang diinginkan oleh pedagang agar nantinya semua pedagang bisa masuk ke dalam area pasar, bahkan sudah dilakukan uji petik kepada pedagang, mengapa pedagang tidak mau masuk ke dalam area pasar.
"Padahal lapak yang disiapkan sudah sangat megah, akan tetapi dikarenakan bentuk lapak yang sangat tinggi, terlalu sempit dan pengap, sehingga letak jualan sudah menutupi badan pedagang. Memang kita tidak menyalahkan pedagang karena bentuk bangunan tersebut mengikuti desain dari Kementrian, " ujar Dwi saat ditemui RADAR BENGKULU di ruang kerjanya, Kamis (2/4).
Pedagang bersedia masuk, asal lapak tersebut dihilangkan. Karena bangunan ini merupakan aset negara. Pihaknya tidak bisa serta - merta menghilang aset tersebut. Nanti akan berurusan dengan hukum.Yang pasti nanti akan dirapatkan terlebih dahulu.
Kalau sudah ketemu hasil, baru nantinya akan bersurat ke Badan Keuangan Daerah (BKD), kususnya bagian aset.
Kalau nantinya hal itu sudah disetujui, baru nantinya pihak PUPR akan mengeksekusinya.Setelah eksekusi baru nantinya dilakukan relokasi pedagang yang di luar akan dimasukkan ke dalam area Pasar Kedurang.
Selain itu, ada beberapa bangunan yang akan dibongkar agar nantinya siklus udara yang ada di dalam bangunan pasar bisa lancar atau tidak pengap.
"Setelah semuanya selesai, semoga seluruh pedagang bisa masuk. Untuk pembagian lapaknya akan kita atur agar tidak terjadi kesenjangan, akan kita buatkan kupon dan kita kelompok kan sesuai dengan jenis dagangannya, " paparnya.
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan rehab wc dan fasilitas lainnya.Sehingga kebutuhan, baik itu untuk pedagang maupun pembeli bisa terpenuhi.Dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan survei bersama dengan pihak PUPR. Untuk pelaksanaan memang di Dinas Perdagangan, tetapi di DPUPR, apakah nanti tersedia anggarannya apa tidak.
Kalau keinginan dari Dinas Perdagangan sendiri,rehab ini bisa dilakukan pada Perubahan APBD 2026 ini. Kalaupun tidak bisa juga dilakukan di tahun 2027. Untuk anggrannya belum bisa ditentukan, tetapi dari survei tidak terlalu membutuhkan dana yang beaar, karena ini cuma penataan ulang saja.
"Semoga saja di tahun ini bisa dilakukan perehaban untuk Pasar Kedurang, Karena dengan ramainya pedagang yang ada kita yakin perputaran ekonomi pasti akan meningkat.Yang pasti kita ingin pedagang bisa merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas," pungkas Dwi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
