Kabar Gembira, UIN Ar-Raniry Kampus Riset Terbaik Indonesia Versi SIR 2026

Kabar Gembira, UIN Ar-Raniry Kampus Riset Terbaik Indonesia Versi SIR 2026

Kabar Gembira, UIN Ar-Raniry Kampus Riset Terbaik Indonesia Versi SIR 2026-Tim Redaksi/Ist-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id, Jakarta  — Prestasi gemilang ditorehkan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry berhasil meraih peringkat pertama sebagai kampus riset terbaik di Indonesia berdasarkan Scimago Institutions Rankings (SIR) 2026.

Seperti dikutip dari laman kemenag.go.id, UIN Ar Raniry bahkan unggul dari sejumlah Perguruan Tinggi Negeri ternama di Indonesia. Mulai dari UI, UGM, IPB, dan lainnya. Capaian ini menegaskan posisi UIN Ar-Raniry sebagai kampus riset berkelas internasional yang mampu bersaing dengan perguruan tinggi umum terkemuka di Indonesia.

BACA JUGA:Info Terbaru, Kini YouTube Shorts Bisa Disembunyikan



Untuk diketahui, Scimago Institutions Rankings merupakan salah satu rujukan global yang menilai kinerja institusi berdasarkan indikator riset, inovasi, dan dampak sosial. Dengan capaian ini, UIN Ar-Raniry tidak hanya mengharumkan nama Kementerian Agama, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam peta riset dunia.

Berdasarkan pemeringkatan SIR 2026, berikut 10 besar kampus riset terbaik di Indonesia:

1. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
2. Universitas Indonesia
3. Universitas Gadjah Mada
4. Institut Pertanian Bogor
5. Universitas Negeri Padang
6. Universitas Airlangga
7. Universitas Syiah Kuala
8. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
9. Universitas Padjadjaran
10. Universitas Diponegoro

Di samping UIN Ar-Raniry, ada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang menempati peringkat ke-8. Kehadiran dua PTKI dalam jajaran 10 besar menjadi indikator nyata bahwa perguruan tinggi keagamaan Islam semakin kompetitif dan mampu bersaing dengan perguruan tinggi umum dalam kinerja riset internasional.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Suyitno, menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi tersebut. Ia menilai capaian ini merupakan bukti konkrit keberhasilan transformasi mutu akademik dan penguatan budaya riset di lingkungan PTKI.

“Ini adalah pencapaian luar biasa yang menunjukkan bahwa PTKI mampu tampil sebagai pemain utama dalam ekosistem riset global. UIN Ar-Raniry telah menjadi role model dalam pengembangan riset yang unggul dan berdampak,” ujar Suyitno di Jakarta, Minggu (19/4/2026).

Lebih lanjut dikatakannya, Kementerian Agama akan terus memperkuat kebijakan strategis untuk mendorong peningkatan kualitas riset, publikasi ilmiah bereputasi, serta kolaborasi internasional di seluruh PTKI.

Hal senada dengan itu, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Sahiron, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika.

“Keberhasilan ini tidak datang secara instan. Ini adalah buah dari konsistensi dalam membangun tata kelola riset yang kuat, peningkatan kualitas jurnal ilmiah, serta jejaring kolaborasi global yang terus diperluas,” jelas Sahiron.

Ke depan, Kementerian Agama berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam agar semakin kompetitif, inovatif, dan berdaya saing global.



Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: