Membangun Masjid Investasi Akhirat

Membangun Masjid Investasi Akhirat

Ustadz Tasimin-Adam-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id -- Para pembaca  yang dimuliakan Allah Swt, tidak terasa hari ini kita sudah memasuki hari Jumat  lagi. Untuk itu, redaksi sudah menyiapkan khutbah Jumat untuk pembaca semua. Judulnya, Membangun Masjid Investasi Akhirat,
 

Materi ini ditulis oleh Ustadz  Tasimin. Ia adalah da’i Kelurahan Jalan Gedang Bengkulu. Rencananya, materi ini akan disampaikan saat menjadi khatib shalat Jumat di Masjid Jami" Babussalam, Jalan P.Natadirja KM.8 Kelurahan Jalan Gedang, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu.

Apa saja isi materi khutbahnya, silahkan dibaca langsung tulisannnya dibawah ini. Selamat membaca! Semoga ada manfaatnya bagi kita semua.



اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ، اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ جَعَلَ الْمَسَاجِدَ بُيُوْتًا لِلْعِبَادَةِ وَمَنَارَةً لِلْهُدَى، نَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ عَلَى نِعَمِهِ الْعَظِيْمَةِ، وَنَشْكُرُهُ عَلَى تَوْفِيْقِهِ لِعِمَارَةِ بَيْتِهِ الْكَرِيْمِ
وَنَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.
وَنَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، صَاحِبُ الْخُلُقِ الْعَظِيْمِ وَالْقُدْوَةُ الْحَسَنَةُ فِي كُلِّ خَيْرٍ
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللّٰهِ، فَإِنَّ مَنْ اتَّقَى اللّٰهَ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا

Kaum muslimin Jamaah Salat Jumat yang Dirahmati Allah SWT
Alhamdulillahi segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman dan Islam. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW. 

Selanjutnya khatib tak lupa berwasiat taqwa baik buat khatib sendiri dan kaum muslimin yang berhadir, mari kita tingkatkan kualitas maupun kuantitas iman kita kepada Allah SWT. Takwa bukan sekadar ucapan, tetapi kesungguhan hati dalam menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. 

Salah satu wujud nyata dari ketakwaan dan kecintaan kita kepada Allah adalah dengan menaruh perhatian besar terhadap rumah-rumah Allah. Yakni masjid. Baik dengan cara membangunnya secara fisik maupun memakmurkannya dengan amal ibadah. 

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah
Masjid adalah tempat yang paling dicintai Allah di muka bumi ini. Membangun masjid bukan sekadar mendirikan bangunan megah, melainkan sebuah investasi cerdas untuk kehidupan di akhirat kelak. Allah Ta‘ālā berfirman:

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللّٰهِ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَأَقَامَ الصَّلٰوةَ وَاٰتَى الزَّكٰوةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللّٰهَ فَعَسَىٰٓ أُو۟لَٰٓئِكَ أَن يَكُونُوا۟ مِنَ ٱلْمُهْتَدِينَ

“Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan saalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.” (At-Taubah : 18)

Ayat ini menegaskan bahwa kepedulian terhadap masjid adalah bukti keimanan seseorang. 

Ma’asyiral muslimīn rahimakumullāh
Rasulullah memberikan kabar gembira bagi siapa saja yang tergerak hatinya untuk membangun rumah Allah, meskipun dalam ukuran yang kecil. Beliau bersabda:

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلّٰهِ بَنَى اللّٰهُ لَهُ فِي الْجَنَّةِ مِثْلَهُ

“Barang siapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangunkan baginya rumah yang serupa di surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah
Membangun masjid memiliki keutamaan yang luar biasa. Di antaranya: 


Pertama: Pahala Jariyah yang Terus Mengalir. 
Setiap sujud, setiap ayat Al-Qur'an yang dibaca, dan setiap ilmu yang diajarkan di masjid tersebut, pahalanya akan terus mengalir kepada orang yang ikut membangunnya. Bahkan setelah ia meninggal dunia.

Kedua: Pusat Persatuan Umat
Masjid adalah tempat bertemunya umat Islam dari berbagai latar belakang. Membangun masjid berarti menyediakan wadah bagi persatuan, ukhuwah, dan gotong royong masyarakat. 

Ketiga: Mendatangkan Keberkahan bagi Lingkungan
Keberadaan masjid yang makmur akan membawa ketenangan, kedamaian, dan keberkahan bagi penduduk di sekitarnya. 


Ma’asyiral muslimīn rahimakumullāh
Membangun masjid tidak selalu harus dengan jumlah uang yang besar sendirian. Kita bisa berkontribusi sesuai kemampuan kita-baik dengan harta, tenaga, pikiran, maupun doa. Allah tidak melihat besar kecilnya nominal, melainkan keikhlasan hati kita. 

Mari kita jadikan kesempatan hidup ini untuk meninggalkan jejak kebaikan. Jangan sampai kita melewatkan peluang untuk menabung "rumah" di surga melalui pembangunan atau pemeliharaan masjid di sekitar kita.

 Semoga Allah SWT memberikan kita kekuatan dan kelapangan rezeki untuk senantiasa mencintai dan memakmurkan rumah-rumah-Nya. Semoga bermanfaat..

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

KHUTBAH KEDUA

الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ اْلإِيْمَانِ وَاْلإِسْلاَمِ. وَنُصَلِّيْ وَنُسَلِّمُ عَلَى خَيْرِ اْلأَنَامِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه
أَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
إِنَّ اللَّهَ وَ مَلَئكتَهُ يُصلُّونَ عَلى النَّبىّ‏ِ يَأَيهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صلُّوا عَلَيْهِ وَ سلِّمُوا تَسلِيماً
اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآء مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
 عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: