Pemdes Pasar Pino Bagikan BLT Kepada 23 KPM

Pemdes Pasar Pino Bagikan BLT Kepada 23 KPM

Kepala Desa Pasar Pino, Kecamatan Pino Raya, Ivan Sawit, S Farm memberikan BLT secara simbolis kepada KPM-Fahmi-radarbengkulu

radarbengkuluonline.id, Pino Raya - Pemerintah Desa Pasar Pino, Kecamatan Pino Raya membagikan  Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 23 KPM.

Kepala Desa Pasar Pino,  Ivan Sawit S Farm menyampaikan, masyarakat yang dipilih sebagai penerima BLT merupakan keluarga miskin atau rentan miskin yang berdomisili di desa setempat.Tidak sedang menerima bantuan sosial ganda dari pemerintah pusat (seperti Program Keluarga Harapan/PKH atau Kartu Prakerja).Terdapat anggota keluarga yang rentan seperti lansia, penyandang disabilitas atau anggota keluarga yang menderita penyakit kronis/menahun.

BACA JUGA: Polres Bengkulu Selatan Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Ini Harapannya


"Untuk KPM yang menerima memang sedikit berbeda dengan desa yang lain, yang biasanya atau sebelumnya kita membagikan per KPM  sebesar Rp. 300.000,- untuk tahun ini kita hanya memberikan Rp. 100.000,- per KPM. Hal ini kita melihat dengan kondisi keuangan desa dan Peraturan  Menteri Desa (Permendes) Nomor 16 tahun 2025,"ungkap Ivan.

Tahapan penetapan penerima BLT penentuan penerima dilakukan melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) atau Musyawarah Desa (Musdes) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta disepakati karena untuk katagori yang menjadi persyaratan masih banyak terdapat di desa Pasar Pino.

Tujuan utama pembagian (BLT DD) 2026 adalah untuk mendukung percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem dan meringankan beban ekonomi keluarga miskin atau tidak mampu di tingkat desa. Membantu pemenuhan kebutuhan dasar, memberikan dukungan finansial agar warga penerima manfaat dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,serta menjaga kesejahteraan dan stabilitas ekonomi masyarakat desa dari berbagai tantangan.

"Selain itu kita berharap bisa mewujudkan pemerataan bantuan memastikan bantuan sosial disalurkan secara transparan dan menyasar kelompok masyarakat rentan yang belum tercover program perlindungan sosial lainnya.Semoga dengan BLT yang kita berikan selama 6 bukan sebesar Rp 600.000,- bisa dimanfaatkan sebaik mungkin," pungkas Ivan.


 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: