FIFA ASEAN Cup 2026 Digelar di Jakarta dan Bandung, Pertama dalam Sejarah
Rapat terpadu antar kementrian dan lembaga membahas pelenyenggaraan Indonesia sebagai FIFA ASEAN Cup 2026-Tim Redaksi/Ist-radarbengkulu
radarbengkuluonline.id, Jakarta – Sejarah baru sepak bola Asia Tenggara akan dimulai dari Indonesia. FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung di Jakarta dan Bandung. Edisi perdana turnamen baru di bawah naungan FIFA itu dijadwalkan pada 23 September hingga 3 Oktober 2026.
Seperti dikutip dari laman harian disway, Menpora Erick Thohir mengatakan pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap FIFA ASEAN Cup 2026. Menurutnya ajang tersebut bisa dapat menjadi sarana memperkenalkan Indonesia kepada dunia.
BACA JUGA:Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Prabowo Kirim Surpres ke DPR RI
“Ini akan menjadi sejarah buat bangsa kita karena FIFA ASEAN yang pertama kali digulirkan di Indonesia. Seperti juga kalau kita ingat kejuaraan piala dunia dulu 1930an juga bergulir di tempat lain ini yang kita pertama jadi secara sejarah,” kata Erick, Senin, 10 Agustus 2026.
Untuk rapat terpadu tersebut digelar di Kantor Kemenpora, Jakarta Pusat. Pertemuan itu melibatkan sejumlah lembaga dan kementrian. Di antaranya Kementerian Keuangan, Kementrian Dalam Negeri, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Polri.
Pemerintah daerah turut dilibatkan dalam persiapan. Kadispora DKI Jakarta Andri Yansyah dan Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman hadir dalam rapat tersebut untuk memastikan kesiapan masing-masing wilayah.
Sedangkan pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 akan terselenggara di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat, Kab. Bandung. Selain stadion pertandingan, sejumlah venue pendukung juga disiapkan untuk kebutuhan latihan tim peserta.
FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri akan menggunakan format dua divisi. Divisi 1 terdiri dari delapan tim yang dibagi ke dalam Grup A dan Grup B. Indonesia sebagai tuan rumah masuk di Divisi 1. Sementara itu, Divisi 2 akan diikuti enam negara yang juga terbagi ke dalam dua grup. Hong Kong dipercaya menjadi penyelenggara untuk kompetisi di divisi tersebut.
Sementara itu, komposisi peserta FIFA ASEAN Cup 2026 belum diumumkan secara resmi. Erick menyebut pihaknya masih menunggu FIFA untuk menyampaikan daftar tim yang akan berpartisipasi. "Mudah-mudahan 1-2 hari ini bisa disampaikan oleh FIFA langsung," ujarnya.
Dukungan pemerintah terhadap Indonesia sebagai tuan rumah juga diperkuat dengan Government Guarantee yang dikirimkan kepada FIFA. Erick menyampaikan bahwa FIFA telah memberikan respons positif terkait status Indonesia sebagai penyelenggara.
Saat ini, proses yang masih berjalan berkaitan dengan pembahasan host contract antara Indonesia dan FIFA. Erick mengatakan isi kontrak tersebut tidak jauh berbeda dengan kesepakatan ketika Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 dan Piala Dunia U-17.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
