BENGKULU, RADARBENGKULU.DISWAY.ID - Sepekan yang lalu Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu merilis informasi tentang tingginya angka inflasi di Bumi Rafflesia. Bahkan, ini yang tertinggi di Kota Bengkulu sejak Januari tahun 2022 yang lalu. BACA JUGA:Puan Maharani: Siap-Siap Krisis Pertalite Sudah Dekat Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Hj Riri Damayanti John Latief mengatakan, perekonomian Bengkulu tak terlepas dari perekonomian secara nasional yang saat ini memang tengah lesu akibat berbagai faktor. Seperti terganggunya rantai pasok global dan perang Rusia-Ukraina. BACA JUGA:Ini Dia Data dan Fakta Unik Nama-Nama Kelurahan di Kota Bengkulu (31) "Saya optimis pemerintah akan mampu mengatasi inflasi, sehingga tidak akan sampai akhir ke tahun 2022. Sejauh ini pemerintah sudah berupaya dengan banyak cara untuk meredam inflasi ini dengan menjaga keamanan pasokan dan percepatan distribusi bahan pangan." BACA JUGA:Kadin Bengkulu Segera Susun Panitia, Musprov Ditargetkan November Dia menjelaskan, untuk meredam inflasi ini, pemerintah tidak perlu memangkas subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang sangat dibutuhkan oleh berbagai lapisan masyarakat. "Justru saya berharap pemerintah terus memberikan subsidi. Bukan hanya BBM, tapi juga bantuan sosial khususnya untuk kalangan masyarakat bawah yang jadi pihak terpukul paling keras oleh kenaikan inflasi ini. Yang perlu dipangkas itu adalah kegiatan yang tidak perlu. Subsidi untuk rakyat ini termasuk yang diperlukan." Dia meminta agar pemerintah, baik di pusat maupun di daerah, tidak lengah dengan berbagai risiko krisis ekonomi global yang dampaknya bisa merambat ke seluruh tanah air. "Sebab, masalah ini bukan hanya datang dari inflasi. Tapi, juga berasal dari krisis energi. Sekarang riaknya sudah mulai kelihatan dari tren peningkatan harga komoditas energi dunia. Jadi tetap nggak boleh lengah." Data terhimpun, data BPS Provinsi Bengkulu tingginya angka inflasi Kota Bengkulu sebesar 0,91 persen berasal dari harga cabai dan tiket pesawat. Dengan rincian, komoditas cabai penyumbang inflasi sebesar 0,20 persen. Sementara tiket pesawat menyebabkan inflasi 0,30 persen. Dengan angka inflasi sebesar 0,91 persen itu, Kota Bengkulu berada di urutan ke 11 dari 24 kota di Sumatera yang mengalami laju inflasi. Menurut BPS, hal ini perlu diantasipasi dengan baik agar di akhir tahun jumlahnya menjadi dua digit. (idn/rls)
Inflasi Tinggi, Ini Saran Senator Dapil Bengkulu
Sabtu 13-08-2022,20:52 WIB
Reporter : Iwan
Editor : Yar Azza
Kategori :
Terkait
Selasa 26-08-2025,08:20 WIB
Anggota DPR RI Dapil Bengkulu Diperiksa Jaksa Terkait Kasus Korupsi di Sekwan Provinsi
Kamis 15-08-2024,06:03 WIB
Terpilih Jadi Anggota DPR RI Dapil Bengkulu, Hj. Eko Kurnia Ningsih Gelar Syukuran
Minggu 31-03-2024,00:30 WIB
Ini Saran Senator Dapil Bengkulu Soal Polemik Pemecatan Kades Dusun Baru
Kamis 11-05-2023,18:05 WIB
Tulus Ingin Mengabdi, Elisa Ermasari Mantap Mendaftarkan Diri Sebagai Calon Anggota DPD RI 2024-2029
Sabtu 06-05-2023,20:52 WIB
Ada Apa Ya! Masih Ada Delapan Balon DPD yang Belum Daftar
Terpopuler
Kamis 08-01-2026,17:33 WIB
Sekretariat DPRD Bengkulu Habiskan Hampir Rp2 Miliar untuk Kalender Dinding
Kamis 08-01-2026,12:09 WIB
Gemawasbi Apresiasi Respon BPJN Bengkulu Dalam Penanganan Jalan Nasional
Jumat 09-01-2026,00:03 WIB
Kemuliaan Seorang yang Menjaga Shalatnya
Kamis 08-01-2026,20:19 WIB
Dukung Swasembada Pangan, Wagub Bengkulu dan Kapolda Panen Jagung Raya di Lapangan Golf
Terkini
Jumat 09-01-2026,00:09 WIB
Pelajaran Amat Penting yang Harus Diamalkan dari Kisah Israk dan Mikraj Nabi Muhammad SAW
Jumat 09-01-2026,00:03 WIB
Kemuliaan Seorang yang Menjaga Shalatnya
Kamis 08-01-2026,20:43 WIB
Belungguk Point Jadi Ikon Baru Ekonomi Kreatif Kota Bengkulu
Kamis 08-01-2026,20:33 WIB
Bapenda Kota Bengkulu Tindak Tegas Juru Parkir Nakal di KZ Abidin 1
Kamis 08-01-2026,20:28 WIB