RADARBENGKULUONLINE.COM - Perkara dugaan laporan ART berinisial Io (21) yang diduga diperkosa oleh anak majikan MF (17) yang merupakan Cucu Mantan Pejabat Bengkulu ini terus bergulir.
Terbaru, Tim Penasehat IO kemarin Selasa (14/2) mendatangi Mapolda Bengkulu dalam hal ini memenuhi panggilan Irwasda Polda Bengkulu atas klarfikasi surat terkait "permohonan Penanganan Perkara Secara Proporsional dan Professional serta Mohon Keadilan kepada Irwasda Polda Bengkulu". BACA JUGA:Camat Seginim Kesal, Aparat di Kantor Pemdes Durian Seginim Kosong, Hantu pun Tidak Nampak Advokat Ranggi Setiyadi, SH, CH yang mewakili Tim PH ART kemarin menjelaskan kedatangan mereka ke Polda Bengkulu memang dipanggil pihak Irwasda Polda Bengkulu. BACA JUGA:Horeeee....TPP ASN Pemprov Bengkulu Segera Cair Hal ini untuk diklarifikasi surat yang mereka layangkan beberapa waktu lalu. Dimana surat yang mereka sampaikan ke Irwasda tersebut intinya meminta penanganan perkara klien mereka dilakukan secara proposional dan professional serta transparan. "Ya, hari ini kita memenuhi panggilan dari Irwsada Polda Bengkulu untuk klarifikasi surat yang kita sampaikan. Alhamdulillah direspon surat kita dan berharap agar penegak hukum terbuka serta berimbang dan jangan sampai ada intimidasi dalam proses penyelidikan, baik ART selaku pelapor maupun selaku terlapor," sampai Ranggi. Lebih lanjut, mereka juga mendatangi Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Bengkulu untuk melakukan koordinasi. "Kita juga tadi pagi (kemarin, red) mendapat kabar bahwa penyidik mendatangi rumah keluarga ART untuk menyampaikan rencana tes DNA yang akan dilakukan penyidik," sambung Ranggi. Dilanjutkan Ranggi, mereka menemui penyidik untuk berkoordinasi sekaligus memastikan hal tersebut. Apalagi mereka selaku PH belum menerima surat resmi pemberitahuan rencana tes DNA. "Kita apresiasi, karena ini inisiatif penyidik untuk penegakan hukum agar perkara ini bisa terungkap seterang-terangnya," lanjut Ranggi. Ditambahkan Ranggi, terkait kapan pelaksanaan Tes DNA, hasil koordinasi penyidik masih akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan tim Kesehatan. "Apakah nanti Tes DNA dilaksanakan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara atau di RSUD M. Yunus," sambungnya. Lebih jauh, juga disampaikan Ranggi, untuk pemeriksaan terhadap ART sendiri sudah dilakukan. Namun pihak PH sempat meminta penundaan lantaran keberatan dengan pemeriksaan ART dilaksanakan pada ruang pemeriksaan yang sama dengan perkara lain. "Kita menolak dan sempat meminta untuk ditunda pemeriksaannya. Karena notabanenya diruangan pemerikaan ada orang lain serta juga ada laki-laki. Padahal ini kasus asusila dan harusnya penyidik ada perlakuan khusus untuk perkara tersebut," imbuh Ranggi. Diketahui, dalam perkara asusila ini kedua belah pihak saling melapor ke polisi. Pada Oktober lalu, pihak majikannya melaporkan IO ke Polda Bengkulu atas tuduhan persetubuhan anak dibawah umur dan saat ini laporan tersebut telah diproses oleh penyidik dan telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi. Sementara itu, Kuasa Hukum MF yakni Ana Tasia Pasie, mengatakan pihaknya tidak akan melakukan tes DNA. Pasalnya pihaknya meminta agar adanya pembuktian dugaan pemerkosaan yang dilaporkan tersebut. Ana juga meminta agar Polda Bengkulu mempercepat penyidikan dalam perkara ini karena kliennya tidak melakukan pemerkosaan sesuai dari laporan sebelumnya. "Kita menutup untuk melaksanakan tes DNA, karena ini terkait laporan pemerkosaan. Oleh karena itu maka kami masih menunggu apakah ada dugaan pemerkosaannya. Buktikan saja dahulu, karena sudah masuk 3 bulan dalam proses perkara ini," ujarnya. Ana juga mengatakan, selain tercemar nama baik, kliennya juga didatangi oleh keluarga terlapor Ir ke pihak sekolah. Maupun nantinya proses hukum masih berjalan, pihak kliennya juga membuka peluang perdamaian. Hingga kliennya saat ini kerap terganggu akibat adanya perkara ini.Perkara ART, Kuasa Hukum Penuhi Panggilan Irwasda Polda
Selasa 14-02-2023,19:28 WIB
Reporter : RONALD
Editor : lay
Tags : #tes dna
#polda bengkulu
#perkara dugaan laporan art
#irwasda polda bengkulu kombespol. asep teddy nurrasyah
Kategori :
Terkait
Senin 12-01-2026,20:27 WIB
Kolaborasi, Pemkot dan Polda Bengkulu Hijaukan Bumi Lewat Satu Juta Pohon
Selasa 30-12-2025,20:27 WIB
Kinerja Polda Bengkulu Dalam Menjaga Stabilitas 2025 Mendapat Apresiasi dari Wakil Gubernur Bengkulu
Selasa 11-11-2025,21:01 WIB
Soal Penyidikan Korupsi Proyek Bedah Rumah, Mantan Bupati Lebong Kopli Ansori Irit Bicara
Senin 10-11-2025,20:31 WIB
Polda Bengkulu Telusuri Aliran Dana Rp 2 Miliar Kasus Penerimaan PHL Tirta Hidayah
Minggu 19-10-2025,19:44 WIB
Warga Bengkulu Laporkan PT Almer Jabar Nusantara ke Polda
Terpopuler
Selasa 27-01-2026,22:55 WIB
Dedy Hardiansyah Pimpin JMSI Bengkulu 2026–2031, Terpilih Aklamasi
Selasa 27-01-2026,22:43 WIB
Jembatan Penghubung Menuju Kolam Renang Rafflesia Pantai Panjang Dikeluhkan Warga
Rabu 28-01-2026,01:00 WIB
Pemerintah Provinsi Bengkulu Ajak Pekerja dan Perusahaan Disiplin K3
Rabu 28-01-2026,11:16 WIB
Wawali Ronny PL Tobing: Protes Sampah Harus Beretika, Pemkot Siap Atasi Overload TPA Air Sebakul
Rabu 28-01-2026,01:00 WIB
Pondok Tua di Pantai Pasir Putih Diganti dengan Gazebo Kece
Terkini
Rabu 28-01-2026,20:56 WIB
Cari Ikan, Anak SD Tenggelam di Bawah Jembatan Elevated Danau Dendam Tak Sudah
Rabu 28-01-2026,20:49 WIB
Resmi, 80 Mahasiswa Unived Bengkulu Jalani Praktik Klinik Keperawatan Jiwa di RSKJ Soeprapto
Rabu 28-01-2026,20:28 WIB
Manfaatkan Lahan Sempit, Ibu Rumah Tangga di Bengkulu Utara Sulap Pekarangan Jadi ‘Kulkas Alam’
Rabu 28-01-2026,18:36 WIB
Bersama Kepala BI Bengkulu, Wakil Gubernur Bengkulu Pantau Laporan Ekonomi Nasional
Rabu 28-01-2026,18:06 WIB